Page 368 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 14 JUNI 2021
P. 368

meningkatkan kapasitas pekerja, tapi juga menciptakan lapangan kerja yang berkualitas dan
              bernilai tambah tinggi.
              Outlook ini dibuat untuk jangka pendek, yaitu dalam dua sampai tiga tahun ke depan. Ada 3.839
              perusahaan yang disurvei dalam laporan yang dipublikasikan 25 Mei 2021 ini.

              Perusahaan  yang  disurvei  meliputi  perusahaan  jasa  bernilai  tambah  tinggi,  seperti  di  sektor
              teknologi  informasi,  transportasi  dan  logistik,  serta  perusahaan  jasa  bernilai  tambah  rendah
              seperti pariwisata dan ekonomi kreatif Survei juga menyasar perusahaan manufaktur di sektor
              tekstil,  makanan  minuman,  dan  elektronik.  Perusahaan  yang  disurvei  berskala  mikro,  kecil,
              menengah,  hingga perusahaan  besar.  Cakupan wilayah  survei  meliputi Jawa,  Bali,  Sumatera
              Utara, Banten dan Sulawesi Selatan.

              Laporan  ini  mengumpulkan  informasi  tentang  kondisi  pasar  kerja  untuk  memetakan  jenis
              pekerjaan  yang  memiliki  prospek  cerah  hingga  redup  di  Indonesia.  Yang  dimaksud  memiliki
              prospek cerah adalah pekerjaan dengan permintaan yang tinggi yang ditunjukkan oleh minat
              merekrut pekerjanya.

              Sebaliknya,  yang  dimaksud  pekerjaan  yang  berprospek  redup  adalah  pekerjaan  yang
              permintaannya menyusut atau bahkan tidak ada permintaan sama sekali, serta tidak ada upaya
              perekrutan pekerja setahun terakhir.
              Masalah dengan prospek cerah yang ditunjukkan perusahaan dengan pekerjaan bernilai tambah
              rendah dan berkualifikasi rendah adalah soal upah yang juga rendah. Jumlahnya dalam survei
              ini lumayan besar.

              Hampir seperempat pekerjaan atau 9 dari 42 pekerjaan berkategori cerah merupakan pekerjaan
              dengan nilai tambah rendah, berskala mikro dan kecil, yang membutuhkan tingkat pendidikan
              minimum  dan  upah  yang  rendah.  Jenis-jenis  pekerjaan  itu  antara  lain  agen  penjual,  tenaga
              kebersihan, kurir, serta pengemudi mobil, dan taksi.
              Kategori  lainnya  adalah perusahaan  di  level  tengah: perusahaan  yang masuk  kategori  cerah
              dengan kebutuhan akan tenaga kerja berpendidikan menengah ke atas, minimum setingkat SMA.
              Upahnya pada umumnya cukup untuk memenuhi konsumsi kelas menengah. Jumlah kelompok
              ini yang paling besar, yakni 18 dari 42 pekerjaan.
              Beberapa jenis pekerjaan yang masuk dalam kelompok tengah ini adalah wartawan, profesional
              pemasaran dan iklan, teknisi mesin dan komputer, supervisor konstruksi, sekretaris, petugas
              entri data, dan teknisi servis pendingin ruangan.

              Hanya 7 dari 42 pekerjaan berkategori cerah yang membutuhkan pendidikan tinggi seperti analis
              keuangan, arsitek, serta ahli kesehatan dan kebersihan lingkungan kerja.

              Adapun pekerjaan berkategori redup seperti pimpinan organisasi, manajer hotel, serta ahli fisika
              dan astronomi. Pekerja-pekerja yang termasuk kategori redup, dalam analisis laporan ini, perlu
              selalu meningkatkan keterampilan maupun mempelajari keterampilan baru.

              Laporan Bank Dunia dan Bappenas itu menilai, Indonesia saat ini sedang dalam transformasi
              struktural yang berlangsung cepat. Sehingga dinamika pasar kerja tidak cukup hanya seputar
              memenuhi  permintaan  atau  kapasitas  tenaga  kerja,  tetapi  juga  dari  sisi  penawaran  atau
              lapangan kerja yang disediakan.

              Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics Indonesia (CORE) Mohammad Faisal setuju
              dengan  situasi  yang  ditulis  dalam  laporan  tersebut.Dia  mengutip  data  Bank  Dunia  yang



                                                           367
   363   364   365   366   367   368   369   370   371   372   373