Page 363 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 14 JUNI 2021
P. 363
Judul 11 Juni 1950 Indonesia Gabung Organisasi Buruh Internasional ILO, ini
Alasannya
Nama Media tempo.co
Newstrend Alasan Indonesia Anggota ILO
Halaman/URL https://nasional.tempo.co/read/1471358/11-juni-1950-indonesia-
gabung-organisasi-buruh-internasional-ilo-inialasannya
Jurnalis Tempo.co
Tanggal 2021-06-11 11:22:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Bertepatan dengan hari ini, 11 Juni 1950, Indonesia yang saat itu masih menjadi Republik
Indonesia Serikat atau RIS untuk pertama kalinya menjadi anggota Organisasi Buruh
Internasional atau International Labour Organization disingkat ILO. Indonesia menjadi anggota
ke-16 perserikatan buruh dunia tersebut dan telah bekerja sama sejak 12 Juni 1950 dengan
berkolaborasi bersama Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, serta Organisasi Pengusaha
Indonesia atau Apindo
11 JUNI 1950 INDONESIA GABUNG ORGANISASI BURUH INTERNASIONAL ILO, INI
ALASANNYA
TEMPO.CO, Jakarta - Bertepatan dengan hari ini, 11 Juni 1950, Indonesia yang saat itu masih
menjadi Republik Indonesia Serikat atau RIS untuk pertama kalinya menjadi anggota Organisasi
Buruh Internasional atau International Labour Organization disingkat ILO.
Indonesia menjadi anggota ke-16 perserikatan buruh dunia tersebut dan telah bekerja sama
sejak 12 Juni 1950 dengan berkolaborasi bersama Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi,
serta Organisasi Pengusaha Indonesia atau Apindo.
ILO juga bekerja sama dengan tiga serikat pekerja utama Semua Konfederasi Serikat Buruh
Indonesia atau KSPSI, Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia atau KSBSI dan
Konfederasi Serikat Buruh Indonesia KSPI.
ILO sendiri merupakan organisasi yang menampung dan menangani isu buruh internasional yang
telah didirikan sejak 1919 seusai Perang Dunia I sebagai bagian dari Persetujuan Versailles. ILO
kemudian dibawahi Perserikatan Bangsa-Bangsa atau PBB setelah pembentukan PBB akhir
Perang Dunia II.
ILOdidirikan atas tiga dasar, yaitu kemanusiaan, politis, dan ekonomi. Dari segi kemanusiaan,
ILO dibentuk sebagai upaya untuk memperbaiki kesejahteraan pekerja atau buruh, yang saat
362

