Page 374 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 14 JUNI 2021
P. 374
Judul 30 Persen Pasien Covid-19 di Kepri Berasal dari TKI
Nama Media kompas.com
Newstrend PMI Positif COVID-19
Halaman/URL https://regional.kompas.com/read/2021/06/11/111331778/30-persen-
pasien-covid-19-di-kepri-berasal-dari-tki
Jurnalis Kontributor Batam, Hadi Maulana
Tanggal 2021-06-11 11:13:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen Binapenta
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
negative - TS Arif Fadillah (Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri)) Hampir 30 persen
dari pasien konfirmasi corona di Kepri berasal dari TKI yang baru tiba atau datang dari luar
negeri, mengingat Kepri sebagai pintu masuk pemulangan para pekerja migran tersebut
positive - TS Arif Fadillah (Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri)) Jika tidak jelas tes
Covid-19 kami akan lakukan tindakan tegas untuk mengurangi penyebaran virus corona
positive - TS Arif Fadillah (Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri)) Saya
mengharapkan masyarakat benar-benar menerapkan protokol kesehatan, khususnya
menggunakan masker dan selalu mencuci tangan dengan menggunakan sabun dan air mengalir
Ringkasan
Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) TS Arif Fadillah mengatakan bahwa saat ini
30 persen pasien Covid-19 di wilayahnya berasal dari tenaga kerja Indonesia (TKI). Arif
mengatakan, saat ini tim Satgas Penanganan Covid-19 Kepri terus berupaya untuk menekan
angka penyebaran virus corona tersebut.
30 PERSEN PASIEN COVID-19 DI KEPRI BERASAL DARI TKI
Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) TS Arif Fadillah mengatakan bahwa saat ini
30 persen pasien Covid-19 di wilayahnya berasal dari tenaga kerja Indonesia (TKI).
Arif mengatakan, saat ini tim Satgas Penanganan Covid-19 Kepri terus berupaya untuk menekan
angka penyebaran virus corona tersebut.
"Hampir 30 persen dari pasien konfirmasi corona di Kepri berasal dari TKI yang baru tiba atau
datang dari luar negeri, mengingat Kepri sebagai pintu masuk pemulangan para pekerja migran
tersebut," kata Arif dalam keterangan tertulis kepada awak media, Jumat (11/6/2021).
373

