Page 378 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 14 JUNI 2021
P. 378
Judul Sembako Dipajaki Negara, KSPI: Sekali Lagi, Ini Sifat Kolonialisme,
Penjajah
Nama Media pikiran-rakyat.com
Newstrend Pajak Sembako
Halaman/URL https://www.pikiran-rakyat.com/nasional/pr-012037950/sembako-
dipajaki-negara-kspi-sekali-lagi-ini-sifat-kolonialisme-penjajah
Jurnalis Rizki Laelani
Tanggal 2021-06-11 11:05:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Ringkasan
Wacana sembako dipajaki negara jadi sorotan berbagai pihak termasuk kaum buruh. Dengan
rencana itu, KSPI menilai langkah pemerintah seperti kolonialisme, penjajahan. Konfederasi
Serikat Pekerja Indonesia ( KSPI ) mengecam keras rencana pemerintah tersebut.
SEMBAKO DIPAJAKI NEGARA, KSPI: SEKALI LAGI, INI SIFAT KOLONIALISME,
PENJAJAH
Wacana sembako dipajaki negara jadi sorotan berbagai pihak termasuk kaum buruh. Dengan
rencana itu, KSPI menilai langkah pemerintah seperti kolonialisme, penjajahan. Konfederasi
Serikat Pekerja Indonesia ( KSPI ) mengecam keras rencana pemerintah tersebut.
Rencana Menteri Keuangan menaikkan tarif pajak pertambahan nilai (PPN) untuk sembako dan
memberlakukan tax amnesty jilid II adalah sebuah kolonialisme.
" KSPI mengecam keras rencana tax amnesty dan menaikkan PPN sembako," kata Presiden KSPI
Said Iqbal, kepada wartawan pada Jumat, 11 Juni 2021.
"Ini adalah cara-cara kolonialisme. Sifat penjajah," lanjutnya.
Said Iqbal menilai sangat tidak adil jika sembako untuk rakyat dipajaki sementara orang kaya
diberi relaksasi pajak.
Dia pun menyinggung soal produsen mobil untuk beberapa jenis tertentu diberi Pengenaan pajak
penjualan atas barang mewah (PPnBM) hingga 0 persen.
Namun untuk rakyat kecil hanya sekadar bisa makan saja, sembako dikenakan kenaikan pajak.
"Sekali lagi, ini sifat kolonialisme. Penjajah!" tegas Said Iqbal.
Dia memprediksi adanya kenaikan PPN, maka seluruh harga barang akan naik.
377

