Page 404 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 14 JUNI 2021
P. 404
Judul Pengaruh Rekapitulasi Pengangguran Terhadap Perekonomian
Nama Media Analisa Daily
Newstrend Pengaruh Rekapitulasi Pengangguran
Halaman/URL Pg12
Jurnalis Opini
Tanggal 2021-06-11 09:01:00
Ukuran 153x232mmk
Warna Warna
AD Value Rp 29.835.000
News Value Rp 89.505.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Ringkasan
Secara nyata pengangguran merupakan salah satu bentuk sumbangsih negatif terhadap
perekonomian suatu negara. Pengangguran memberikan efek yang sangat berarti terhadap
tingkat perekonomian baik itu bagi ekonomi mikro maupun ekonomi makro. Pada hakekatnya
pengangguran (menganggur) merupakan suatu kondisi di-mana sumber daya manusia yang
dimiliki oleh masyarakat tidak terpakai.
PENGARUH REKAPITULASI PENGANGGURAN TERHADAP PEREKONOMIAN
Secara nyata pengangguran merupakan salah satu bentuk sumbangsih negatif terhadap
perekonomian suatu negara. Pengangguran memberikan efek yang sangat berarti terhadap
tingkat perekonomian baik itu bagi ekonomi mikro maupun ekonomi makro.
Pada hakekatnya pengangguran (menganggur) merupakan suatu kondisi dimana sumber daya
manusia yang dimiliki oleh masyarakat tidak terpakai.
Sehingga, dengan tidak terpakainya sumber daya manusia mengakibatkan penurunan
keterampilan dan pengalaman manusia tersebut. Semakin banyak pengangguran dengan
rentang waktu menganggur semakin lama, maka keterampilan dan pengalaman juga akan ikut
dan semakin banyak yang hilang.
Sebagaimana pengangguran adalah penduduk yang berusia 15-65 tahun, sebutlah sebagai
angkatan kerja yang sedang mencari pekerjaan atau yang tidak memiliki pekerjaan sama sekali.
Berdasarkan ketentuan Pemerintah Indonesia penduduk dengan usia 15-65 tahun (angkatan
kerja) merupakan penduduk dengan rentan usia produktif dimana sudah mampu bekerja dan
memperoleh penghasilan sendiri. Artinya, secara langsung dapat memenuhi kebutuhan hidup
baik itu sebagian maupun secara keseluruhan.
Tingkat pertumbuhan ekonomi sangat dipengaruhi oleh tingkat pengangguran, yang secara
langsung menuntun arah jarum perekonomian, ke kutub positif atau negatif. Tingkat
pengangguran yang tinggi akan mengarah pada kelesuan ekonomi dan pertumbuhan ekonomi
negatif, begitupun sebaliknya. Ketika tingkat pengangguran rendah artinya masyarakat produktif
403

