Page 406 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 14 JUNI 2021
P. 406

berkesempatan untuk menabung. Karena akan lebih mementingkan dan memikirkan bagaimana
              cara mengelola kebutuhan agar kebutuhan sehari-hari (primer) dapat tercukupi.
              Sebagai  bagian  dari  Gross  Domestic  Product  pajak  dari  masyarakat  merupakan  salah  satu
              penerimaan  pemerintah.  Apabila  tingkat  pengangguran  tinggi  maka  akan  menurunkan  pajak
              pendapatan  dan  pajak  dari  transaksi  ekonomi,  mengingat  yang  telah  kita  bahasa  tadi,
              pengangguran menurunkan daya beli masyarakat. Semua ini jelas akan beresiko menurunkan
              perekonomian. Sedangkan pengangguran ini akan membuat peningkatan terhadap biaya sosial.

              Pengangguran  dapat  memicu  gangguan-gangguan  pada  masyarakat,  seperti  tuntutan  hidup
              yang  menjadi  beban  masyarakat  sehingga  menimbulkan  stress  (depresi)  yang  dapat
              berkemungkinan menjadi penyakit, berujung pada tindakan kriminalitas ataupun perusakan yang
              dilakukan  oleh  masa  demonstrasi  yang  tidak  teratur  dan  berakhir  ricuh  sehingga  menjadi
              penambah biaya sosial untuk pemulihan dan renovasi.

              Selama  pandemi  Covid-19  Kepolisian  Republik  Indonesia  (Polri)  menyatakan  bahwasanya
              kriminalitas  mengalami  peningkatan.  Peningkatan  kriminalitas  sebesar  19,72%  seperti  kata
              Brigjen Pol Argo Yuwono Karopenmas Mabes Polri pada Februari ada 17.411 kasus. Pening-
              katan angka kriminalitas tersebot boleh jadi dipicu oleh pengangguran (pegawai yang di PHK).

              Jika kita lihat lebih jauh lagi, pengangguran juga dapat meningkatkan angka putus sekolah pada
              anak akibat orang tua yang dulu memiliki penghasilan tetap, semenjak di PHK tidak lagi mampu
              membiayai pendidikan anak-anaknya.

              Hal ini juga sangat beresiko terhadap semakin banyaknya pernikahan usia dini. Jika pemikahan
              usiadini marak dilakukan, dimana pernikahan pada usia labil dengan minim pemahaman dan
              pengetahuan tentang kehidupan berumah tangga jelas akan berujung pada perceraian.

              Dengan sekelumit pengaruh rekapitulasi pengangguran terhadap perekonomian dan sederetan
              kehidupan yang telah kita bahas dapat menjadi renungan bagi kita bersama bahwa dampak
              pengangguran tidaklah main-main.

              Sehingga  kita,  pemerintah  tentunya,  dan  oknum  lain  perlu  bekerja  sama  dan  harus  ikut
              berpartisipasi dalam mencarikan solusi agar pengangguran, apalagi di masa pandemi Covid-19
              ini cepat terselesaikan supaya dampak terhadap penurunan pertumbuhan ekonomi juga dapat
              dipulihkan.

              Salah satu solusi yang dapat dilakukan agar pengangguran tidak merajam semakin dalam yaitu
              dengan  menciptakan  lapangan  pekerjaan  seperti  usaha  rumahan.  usaha  online  dan  lainnya.
              Sehingga dapat meminimalisir jumlah pengangguran. Untuk membantu mengembangkan usaha
              tersebut  kita  sebagai  mahasiswa  dapat  melakukan  sosialisasi  kepada  masyarakat  terkait
              kewirausahaan. Sedangkan pemerintah dan pihak swasta dapat berperan sebagai investor. ***

              Penulis tufalah mahasiswi Ilmu Administrasi Negara-UNP
















                                                           405
   401   402   403   404   405   406   407   408   409   410   411