Page 332 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 APRIL 2021
P. 332

kemarin, belum ada pengaduan dari pekerja/buruh tentang THR. Maupun dari perusahaan yang
              merasa keberatan bayar THR.
              Kepala  Bidang  (Kabid)  Hubungan  Industrial,  Syarat  Kerja  dan  Jamsostek  (Hubinsyaker)
              Disnakertrans  Provinsi  Sumsel,  Ekky  Zakia  mengatakan,  sejak  dibuka  20  April  2021,  belum
              satupun pengaduan yang masuk, baik dari pekerja maupun perusahaan. "Kami ingatkan, sesuai
              surat edaran Menaker, batas akhir pembayaran THR H-7 Lebaran. Tidak boleh dicicil, harus full,"
              katanya,  kemarin.  Kalaupun  nantinya  ada  perusahaan  yang  mengajukan  keringanan  untuk
              pembayaran  THR,  akan  terlebih  dulu  dilihat  oleh  pengawas  ketenagakerjaan.  Bagaimana
              persisnya  kondisi  perusahaan  itu.  "Apakah  benar  masih  terdampak  pandemi  Covid-19  atau
              sebenarna bisa bayarkan THR pekerjanya," tukas dia.

              Kepala Disnaker Muara Enim, Hj Herawati SH MH melalui Kabid Hubungan Industrial Drs Harry
              Murtiyono mengatakan, pihaknya sudah buka posko pengaduan terkait pembayaran THR. "Posko
              ini tak hanya terima pengaduan, tapi bantu carikan solusi," jelasnya.

              Apabila  perusahaan  ada  dalam  membayar  THR,  paling  lambat  bisa  H-1  dengan  catatan  ada
              kesepakatan antara pengusaha-pekerja. Bila tidak tercapai kesepakatan, maka masuk ke ranah
              pengawasan ketenagakerjaan dibawah naungan Disnakertrans Provinsi Sumsel. Kepala Disnaker
              Palembang, Yanurpan Yani mengatakan, posko pengaduan sudah dibuka.

              "Untuk  pengaduan  juga  bisa  menghubungi  petugas  layanan  pos  pengaduan  THR  2021,"
              ungkapnya.  Ada  enam  petugas  yang  disiagakan.  Kabid  Disnakertrans  OKI,  Rizal  mengaku,
              edaran dari Menaker ditujukan kepada gubernur. Tindak lanjut dari gubernur ke bupati belum
              ada.

              Sementara, Disnakertrans Lahat terus sosialisasi ke perusahaan aturan pembayaran THR tahun
              ini. "Karena H-7 THR karyawan sudah harus dibayarkan," ujar Kadisnakertrans Lahat, Mustofa
              Nelson  melalui  Kabid  HI  Hamson  Efendi  didampingi  Kasubag  Pengupahan  Andre  Kurniawan.
              Setidaknya ada 60 badan usaha di Lahat. "Tapi sampai sekarang belum ada laporan," ucap dia.
              Ada sanksi administrasi dan sanksi denda kepada pengusaha jika telat atau tidak bayarkan THR.
              "Sudah  diatur  dalam  surat  edaran  Menaker,"  kata  Kabid  Penyelesaian  Hubungan  Industrial
              Disnaker OKU, Ipan Saputra. Berdasar SE tersebut, jika perusahaan tidak memiliki kesanggupan
              untuk bayar THR, maka harus ada kesepakatan tertulis kedua belah pihak. Surat kesepakatan
              itu wajib dilaporkan kepada Disnaker paling lambat 7 hari sebelum hari raya.
              Plt  Kadisnakertrans  Ogan  Ilir,  Edy  Demang  melalui  Kabid  Hubinjamsostek  Novi  S  Suseno
              mengatakan, posko pengaduan akan dibuka mulai 26 April. Langkah yang sama diambil Disnaker
              Prabumulih yang baru akan mengaktifkan posko pengaduan Senin nanti.

              Sesuai perintah Menaker, harus buka posko pengaduan," kata Kepala Disnaker Kota Prabumulih,
              Bambang Sukaton. Terpisah, Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja Empat Lawang, Aidil
              Yuliansyah melalui Kabid Tenaga Kerja, Joni Verdi mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti
              jika ada perusahaan yang tidak memberikan THR.
              Kepala Disnakertrans PALI, Usman Dani mengimbau kepada seluruh perusahaan agar bayar THR
              pekerja  tepat  waktu.  "Bagi  perusahaan  genting atau  tidak  mampu  memberikan  THR kepada
              pekerjanya, bisa berembuk menghasilkan mufakat bersama, tapi dengan syarat harus diketahui
              Disnakertrans," terangnya.
              Sebelumnya,  Menaker  RI,  Ida  Fauziyah  lewat  SE  Nomor  M/6/HK.04/IV/2021  tentang
              pelaksanaan pemberian THR Keagamaan 2021. Intinya, THR wajib dibayar penuh, bukan dicicil
              seperti tahun lalu. THR Keagamaan dibayaar paling lambat 7 hari sebelum hari raya.



                                                           331
   327   328   329   330   331   332   333   334   335   336   337