Page 477 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 APRIL 2021
P. 477
"Negara telah mengupayakan semua daya sesuai dengan prinsip perlindungan dan ketentuan
perundang-undangan untuk bisa meringankan hukuman Daryati," tulis keterangan tersebut.
Adapun tindakan Daryati melakukan aksi pembenuhan dilatari alasan keadaan keluarga dan
keinginan untuk segera pulang ke Indonesia.
Daryati pun nekat membunuh majikan dan melukai suami majikannya tersebut. Akibatnya,
korban meninggal dunia dengan 98 luka tusukan.
Kasus Daryati itu sendiri telah berlangsung selama hampir 5 tahun.
Sebelum mendapat putusan hukuman seumur hidup, Daryati didakwa dengan ancaman tunggal
hukuman mati karena ditemukan bukti pembunuhan berencana.
Diketahui, Singapura masih menerapkan hukuman mati bagi narapidana yang kasusnya
termasuk ke dalam 32 jenis kejahatan tertentu.
Antara lain pembunuhan, narkoba, terorisme, serta kepemilikan senjata api dan bahan peledak.
Hukuman mati tersebut tidak hanya berlaku untuk warga negara Singapura, tetapi juga kepada
warga negara asing yang ada di Singapura.
Oleh karena itu, KBRI pun mengimbau WNI di Singapura untuk berkonsultasi dengan KBRI atau
organisasi lainnya apabila mengalami permasalahan dalam bekerja.
476

