Page 499 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 APRIL 2021
P. 499
641 ANAK AHLI WARIS TERIMA BEASISWA DARI BP JAMSOSTEK
Laporan HENNY ELYAT1, Pekanbaru
SEBANYAK 641 anak ahli waris peserta BP Jamsostek Kanwil Sumbarriau mendapat beasiswa.
Penyerahkan manfaat program BP Jamsostek ini dilaksanakan di Kantor Cabang BP Jamsostek
Pekanbaru Kota, Rabu (21/4). Penyerahan beasiswa ini diterima perwakilan dari tiga orang anak
peserta program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).
Deputi Direktur BP Jamsostek Kanwil Sumbarriau Pepen S Almas melalui Asisten Deputi Wilayah
MMR dan Wasrik selaku PPs Deputi Wilayah Sumbarriau Masri mengatakan, dengan telah
diundangkan Permenaker Nomor 5/2021 pada 1 April 2021, BPJS Ketenagakerjaan (BP
Jamsostek) bersama Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) RI membayarkan manfaat
beasiswa yang tercantum pada PP Nomor 82/2019.
Katanya, kali ini BPJamsostek baru menyerahkan beasiswa kepada 3 orang anak dari 641 anak
peserta program Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) dengan total dana yang
bakal diserahkan Rp2.436.000.000.
"Tahap awal ini kami baru menyerahkan kepada 3 orang anak yatim yang bakal mendapatkan
manfaat beasiswa pendidikan dari 641 anak-anak dari peserta JKK dan JKM. Rencananya
sebelum Idul Fitri ini dana ini akan segera kami realisasikan," ujarnya.
Lanjutnya, manfaat beasiswa ini diberikan untuk 2 orang anak dengan nilai maksimal Rp 174
juta, mulai dari Taman Kanak-kanak (TK) hingga jenjang pendidikan Strata 1 (S1). Kriteria anak
yang dapat menerima beasiswa dinyatakan belum bekerja, belum menikah dan di bawah usia
23 tahun.
Sementara itu, Kepala Cabang BP Jamsostek Pekanbaru Kota Uus Supriyadi menambahkan,
dengan telah dikeluarkannya Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 5/2021, diharapkan
dapat membantu peserta dan keluarganya dengan adanya kenaikan manfaat beasiswa
pendidikan anak bagi peserta yang mengalami kecelakaan kerja yang mengakibatkan meninggal
dunia, kecelakaan kerja cacat total dan meninggal dunia. Hal itu juga menjadi nilai tambah dalam
sistem penyelenggaraan jaminan sosial yang berkelanjutan.
Ia mengatakan bahwa manfaat beasiswa ini naik signifikan, 1.350 persen, dari sebelumnya
sebesar Rp 12 juta untuk satu orang anak, hingga menjadi maksimal Rp 174 juta untuk dua
orang anak. "Semoga dengan adanya beasiswa ini dapat mendukung mereka dalam menjalani
proses belajar di sekolah, perguruan tinggi atau pelatihan," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Riau Jonli bersyukur atas implementasi Permenaker
Nomor 5/2021 dan ini sangat dinantikan kehadirannya, karena merupakan pemutakhiran dari 4
Permenaker dan 1 Keputusan Menaker yang sebelumnya mengatur mekanisme pemberian
manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan.
"Kita mengimbau kepada perusahan-perusahan agar mereka menaati peraturan ini, dimana
setiap perusahaan wajib mendaftarkan karyawannya sebagai peserta BP Jamsostek, karena
begitu banyak manfaat yang akan mereka terima. Dan kami akan menindak perusahan yang
nakal yang tidak memenuhi kewajibannya untuk memberikan hak karyawannya," tutup Jonli.
(ade)
Caption:
FOTO BERSAMA: Asisten Deputi Wilayah MMR dan Wasrik selaku PPs Deputi Wilayah Sumbarriu
Masri, Kepala Cabang BP Jamsostek Pekanbaru Kota Uus Supriyadi dan Kadisnaker Riau Jonli,
foto bersama anak penerima beasiswa dan manajemen perusahaan, Rabu (21/4/2021).
498

