Page 438 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 AGUSTUS 2020
P. 438

Diketahui sejak awal dikampanyekan, RUU Cipta Kerja terus menuai banyak kritik hingga saat
              ini.  Beberapa  aturan  baru  yang  termuat  di  dalamnya  dinilai  akan  banyak  merugikan  kelas
              pekerja. Namun, di sisi lain, menguntungkan para pemodal.

              Kritik juga menyasar para pembuat undang-undang yang terus melakukan proses legislasi di
              tengah pandemi Covid-19. Padahal fokus masyarakat tidak tertuju ke wilayah tersebut melainkan
              pada krisis kesehatan yang tengah terjadi dan kondisinya kian memburuk.

              Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengatakan, RUU Cipta Kerja justru menjadi masalah karena
              tidak  ada  titik  temu  antara  pemerintah  dan  publik.  Menurut  Mardani,  RUU  tersebut  dibuat
              berdasarkan orientasi hasil. Dengan begitu, yang terjadi adalah menghalalkan segala cara.

              Dengan demikian, Mardani melanjutkan, para tokoh-tokoh publik dan politikus seharusnya bisa
              menyajikan data dan secara jujur membeberkan apa dampak positif dan negatif RUU tersebut
              bagi masyarakat.

              "Ini catatan besar. Omnibus Law seperti membabat banyak aturan yang sebetulnya menciptakan
              ketidakpastian hukum," kata Mardani..



























































                                                           437
   433   434   435   436   437   438   439   440   441   442   443