Page 439 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 AGUSTUS 2020
P. 439

Judul               Puan: DPR Tetap Bahas Omnibus Law RUU Ciptaker
                Nama Media          republika.co.id
                Newstrend           Omnibus Law
                Halaman/URL         https://republika.co.id/berita/qf1tes396/puan-dpr-tetap-bahas-
                                    omnibus-law-ruu-ciptaker
                Jurnalis            Febrianto Adi Saputro
                Tanggal             2020-08-14 17:06:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Dirjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Positif



              Ringkasan

              Ketua DPR Puan Maharani membuka masa persidangan I tahun sidang 2020-2021, Jumat (14/8).
              Di  bidang  legislasi,  Puan  menegaskan  dalam  masa  persidangan  I  kali  ini  DPR  tetap  akan
              membahas omnibus law RUU Cipta Kerja.

              DPR juga akan terus melanjutkan pembahasan RUU tentang Cipta Kerja, secara cermat, hati-
              hati,  transparan,  terbuka  dan  yang  terpenting  adalah  mengutamakan  kesinambungan
              kepentingan nasional baik dimasa sekarang maupun di masa yang akan datang. "Sehingga UU
              yang  dihasilkan  memiliki  legitimasi  yang  kuat  untuk  menjaga  kepentingan  Negara  Kesatuan
              Republik Indonesia," kata Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8).



              PUAN: DPR TETAP BAHAS OMNIBUS LAW RUU CIPTAKER

              JAKARTA -- Ketua DPR Puan Maharani membuka masa persidangan I tahun sidang 2020-2021,
              Jumat (14/8). Di bidang legislasi, Puan menegaskan dalam masa persidangan I kali ini DPR tetap
              akan membahas omnibus law RUU Cipta Kerja.

              DPR juga akan terus melanjutkan pembahasan RUU tentang Cipta Kerja, secara cermat, hati-
              hati,  transparan,  terbuka  dan  yang  terpenting  adalah  mengutamakan  kesinambungan
              kepentingan nasional baik dimasa sekarang maupun di masa yang akan datang. "Sehingga UU
              yang  dihasilkan  memiliki  legitimasi  yang  kuat  untuk  menjaga  kepentingan  Negara  Kesatuan
              Republik Indonesia," kata Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8).

              Selain  itu,  Puan  mengatakan,  DPR  akan  menyelesaikan  seluruh  RUU  yang  ada  dalam  daftar
              Prolegnas Prioritas Tahun 2020 dengan tetap memperhatikan skala prioritas. Dalam pelaksanaan
              fungsi pengawasan, DPR melalui Alat Kelengkapan Dewan akan melakukan rapat-rapat bersama
              dengan  mitra  kerja  maupun  panitia  kerja  untuk  menjalankan  prinsip  checks  and  balances
              (pengawasan dan keseimbangan) pada pemerintahan.

              "Salah  satu  fokus  pengawasan  yang  akan  dilakukan  DPR  RI  adalah  pengawasan  terhadap
              penanganan  pandemi  covid-19  dan  dampaknya.  Baik  itu  yang  menyangkut  urusan  bidang


                                                           438
   434   435   436   437   438   439   440   441   442   443   444