Page 498 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 AGUSTUS 2020
P. 498

Judul               Jelang Mogok Nasional, Buruh Sumut Aksi Pemanasan Tolak Omnibus
                                    Law
                Nama Media          analisadaily.com
                Newstrend           Omnibus Law
                Halaman/URL         https://analisadaily.com/berita/baca/2020/08/14/1008377/jelang-
                                    mogok-nasional-buruh-sumut-aksi-pemanasan-tolak-omnibus-law/
                Jurnalis            redaksi
                Tanggal             2020-08-14 12:11:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 7.500.000
                News Value          Rp 22.500.000
                Kategori            Dirjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Negatif



              Narasumber

              positive  - Willy  Agus  Utomo  (Ketua  Dewan  Pimpinan  Wilayah  Federasi Serikat  Pekerja  Metal
              Indonesia Sumatera Indonesia) Aksi ini diikuti buruh dari 7 elemen. Tujuan aksi dipusatkan di
              Kantor Gubernur Sumut dan DPRD Sumut

              negative - Willy Agus Utomo (Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Federasi Serikat Pekerja Metal
              Indonesia  Sumatera  Indonesia)  Pesangon  buruh  ketika  di  PHK  hilang,  upah  murah  dengan
              hilangnya UMK dan UMSK, outsourcing buruh kontrak seumur hidup, dan lain lain. Ini merupakan
              Undang-Undang terburuk di dunia perburuhan nantinya

              negative - Willy Agus Utomo (Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Federasi Serikat Pekerja Metal
              Indonesia  Sumatera  Indonesia)  Buruh  lokal  akan  tergilas,  pengangguran  juga  akan  banyak
              terjadi. Mereka hanya meciptakan kerja buat tenaga kerja asing yang tidak punya keahlian sama
              sekali

              negative - Suhib Nuridho (-) Saat ini banyak buruh yang di PHK dan dirumahkan akibat alasan
              Covid-19. Harusnya pemerintah berempati mencari solusi bagaimana mangatasi hal itu, bukan
              malah memaksakan Omnibus Law

              positive  -  Jamontang  (aktivis  lingkungan,  dan  organisasi  perjuangan  rakyat  lainnya,  untuk
              melakukan  aksi  besar-besaran  jika  pemerintah  memaksakan  kehendaknya,")  Dalam  waktu
              dekat, kita juga akan gabung dengan mahasiswa, kaum tani, aktivis lingkungan, dan organisasi
              perjuangan rakyat lainnya, untuk melakukan aksi besar-besaran jika pemerintah memaksakan
              kehendaknya

              positive  -  Tony  Rickson  Silalahi  (Sekretaris  FSPMI  Sumut)  Pemberitahuan  aksi  sudah  kita
              layangkan  ke  Polda  Sumut,  massa  aksi  juga  akan  menerapkan  protokol  Covid-19  dengan
              menggunakan masker dan menajaga jarak






                                                           497
   493   494   495   496   497   498   499   500   501   502   503