Page 545 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 AGUSTUS 2020
P. 545

DUKUNG PROGRAM BANTUAN SUBSIDI UPAH PEMERINTAH, BPJAMSOSTEK
              KUMPULKAN REKENING PESERTA

              Pemerintah  melalui  Kementerian  Ketenagakerjaan  bakal  memberikan  subsidi  kepada  pekerja
              swasta  yang  telah  terdaftar  di  BPJS  Ketenagakerjaan  (BPJAMSOSTEK)  dengan  ketentuan
              penerima subsidi adalah peserta BPJAMSOSTEK yang masih aktif, dengan upah di bawah Rp 5
              juta perbulan,  Berdasarkan data upah yang dilaporkan dan tercatat pada BPJAMSOSTEK.

              Direktur  Utama  BPJAMSOSTEK  Agus  Susanto  menjelaskan,  pemerintah  saat  ini  sedang
              melakukan finalisasi skema, mekanisme dan kriteria penerima program Bantuan Subsidi Upah
              dengan  menggunakan  data  awal  dari  BPJAMSOSTEK  dan  lembaga  negara  lainnya  sebagai
              dasarnya. BPJAMSOSTEK menyatakan kesiapannya dalam mendukung program Bantuan Subsidi
              Upah ini.kata agus

              "Data  yang  disampaikan  BPJAMSOSTEK  kepada  pemerintah  merupakan  data  peserta  aktif
              kategori  Pekerja  Penerima  Upah  atau  Pekerja  Formal  dengan  upah  di  bawah  Rp  5  juta
              berdasarkan upah pekerja yang dilaporkan oleh pemberi kerja dan tercatat pada BPJAMSOSTEK.
              Tidak termasuk di dalamnya Peserta yang bekerja sebagai pegawai di BUMN, Lembaga Negara
              dan Instansi Pemerintah, terkecuali Non ASN," tegasnya.
              Saat ini, tambah Agus, BPJAMSOSTEK juga sedang dalam proses mengumpulkan nomor rekening
              peserta yang memenuhi kriteria dimaksud melalui kantor cabang di seluruh Indonesia.

              Pemerintah  juga  akan  melakukan  validasi  ulang  terkait  data  yang  disampaikan  oleh
              BPJAMSOSTEK untuk memastikan bantuan ini tepat sasaran. Hal ini dilakukan karena sumber
              dana Bantuan Subsidi Upah ini berasal dari alokasi anggaran dari Pemerintah.

              "Penerima Program Subsidi Upah ini sedikitnya berjumlah 15,7 juta pekerja yang merupakan
              peserta  aktif  BPJAMSOSTEK  di  seluruh  Indonesia.  Dalam  dua  hari  ini  kami  telah  berhasil
              mengumpulkan sekitar 3,5 juta rekening peserta dan akan terus meningkat," tambah Agus.

              Dirinya  berharap  pemberi  kerja  atau  perusahaan  dapat  ikut  proaktif  membantu
              menginformasikan  nomor  rekening  peserta  tersebut  sesuai  kriteria  yang  ditetapkan  oleh
              pemerintah  guna  mempercepat  proses  pengumpulan  informasi  sekaligus  pengkinian  data
              peserta.

              "Bantuan Subsidi Upah ini merupakan nilai tambah bagi pekerja yang terdaftar sebagai peserta
              aktif BPJAMSOSTEK, selain mendapatkan perlindungan dari risiko kerja dalam bentuk Jaminan
              Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kematian (JKm), dan Jaminan Pensiun
              (JP)," tandasnya.

              Agus  menambahkan,  BPJAMSOSTEK  juga  menghimbau  perusahaan  yang  belum  tertib dalam
              pembayaran iuran, segera memenuhi kewajiban sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

              Diketahui,  pemerintah  telah  menganggarkan  Rp  37,74  triliun  untuk  program  subsidi  pekerja
              terdampak Covid-19. Untuk nominal yang akan diterima nantinya ditentukan sejumlah Rp 600
              ribu perbulan per orang selama 4 bulan atau per orang akan mendapatkan Rp 2,4 juta. Adapun
              skema pencairan atau transfer dana dilakukan 2 bulan sekaligus sebanyak 2 kali.

              "Pemerintah berharap program ini dapat mempercepat proses pemulihan ekonomi dan menjaga
              agar Indonesia dapat terhindar dari resesi ekonomi," pungkasnya.

              Sementara  itu,  Kepala  BPJAMSOSTEK  Cabang  Kabupaten  Tangerang  Maulana  Zulfikar
              mengungkapkan,

                                                           544
   540   541   542   543   544   545   546   547   548   549   550