Page 550 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 AGUSTUS 2020
P. 550

Terkait pencairan manfaat menunggu 5 tahun?  Jadi untuk klaim JHT ini ada beberapa, kalau
              persyaratan umumnya JHT bisa diambil kalau meninggalkan Indonesia selamanya, meninggal
              dunia,  cacat,  kemudian  memasuki  usia  pensiun,  kemudian  tidak  bekerja  lagi.  Untuk
              mengambilnya  juga  ada  beberapa  pilihan,  bisa  diambil  sebagian  sebesar  30%  pembiayaan
              perumahan, namun ada persyaratan pengambilan sebagian ini harus menjadi peserta minimal
              10 tahun.

              Kemudian yang kedua, pengambilan JHT karena tidak bekerja lagi karena pensiun bisa diambil
              menunggu waktu satu bulan. Katakan misalnya kena PHK hari ini akan bisa mengambilnya tahun
              depan, jumlah yang banyak mengambil kali ini yang menunggu satu bulan.

              Selama pandemi banyak bekerja di rumah, ada terdengar aneh kalau terjadi kecelakaan kerja,
              kalau terjadi apakah akan mendapatkan haknya?  Iya betul, jadi para pekerja yang bekerja di
              rumah atau WFH apabila mengalami kecelakaan kerja walaupun di rumah kita cover dan kita
              kategorikan kecelakaan kerja akan mendapatkan hak-hak sesuai ketentuan.

              Nilainya sama?  iya sama, karena kategorinya sama karena dianggap sebagai kecelakaan kerja
              Kan banyak relawan COVID, apakah BP Jamsostek memberikan layanan khusus kepada mereka?
              Jadi para relawan COVID ini ada yang sukarela, ada yang didaftarkan di BP Jamsostek. Namun
              demikian  kami  berempati  para  jajaran  direksi  dan  karyawan  BP  Jamsostek  menyumbangkan
              sebagian dari gaji kita. Jadi kita potong gaji kita dari Maret sampai sekarang dan akan terus
              kedepan, dana yang terkumpul kita gunakan untuk membayar iuran BP Jamsostek kepada para
              relawan COVID-19 yang terdaftar di BNPB. Ini bentuk kepedulian, solidaritas kita.

              Tadi soal 30% bisa diambil, apakah itu bisa digunakan untuk kebutuhan yang lain?  Jadi untuk
              pengambilan JHT ada beberapa cara, ada mekanisme, pertama adalah pengambilan sebagian,
              jadi  pengambilan  sebagian  dari  saldonya  diambil.  Sesuai  ketentuan  ini  bisa  diambil  setelah
              mengikuti atau mengiur selama 10 tahun, besarannya atau pemanfaatannya untuk membiayai
              perusahaan,  besarannya  30%  dari  saldo  yang  dimiliki,  ini  bisa  diambil  langsung  untuk
              pembiayaan  perumahan,  atau  10%  saja.  Jadi  pilihannya  30%  atau  10%,  kalau  10%  bisa
              digunakan  untuk  apa  saja,  untuk  kebutuhan.  Namun  demikian  pengambilan  sebagian  bisa
              diambil setelah masa iuran selama minimal 10 tahun, namun demikian ada konsekuensi pajak,
              pajaknya lumayan bayar, jadi kalau sekarang mau ambil 30% dan nanti mau ambil lagi maka
              akan kena pajak progresif, yang saldonya besar bisa kena pajak 35% bisa 25%.

              Perumahan 30%, kalau kendaraan misalnya?  sangat dimungkinkan, besarannya 10%, itu hanya
              pilihan mau 30% atau 10%, dan itu hanya satu kali saja ambil 10% untuk lain-lain atau 30%
              untuk perumahan dengan syarat sudah mengiur selama 10 tahun  Berapa banyak iuran dana
              yang  sudah  terkumpul  dan  pengelolaannya  bagaimana?    Jadi  per  Juli  2020,  posisi  dana
              pengelolaan kita di Rp 430 triliun, ini ditempatkan ke instrumen investasi sesuai regulasi, jadi
              kita tidak bisa seenaknya saja diinvestasikan ke sana ke situ, pada umumnya di SUN, obligasi,
              instrumen saham, reksadana, deposito dan investasi langsung.

              Bisa  digunakan  untuk  program  pembangunan  perumahan,  misalnya  kerja  sama  dengan
              Perumnas?  Ya itu sangat dimungkinkan tapi pengelolaan BP Jamsostek itu dikelola secara bisnis
              komersial.  Karena  kami  diwajibkan  untuk  memberikan  imbal  hasil  kepada  peserta  minimal
              sebesar rata-rata suku bunga deposito pemerintah selama 1 tahun, karena kita ada kewajiban
              harus memberikan imbal hasil maka pengelolaan kita dasar hitungannya adalah bisnis judgement
              jadi kalau saya investasi di situ bisa menghasilkan berapa kalau hitungannya tidak masuk tentu
              tidak bisa.

              Prinsip  pengelolaan  aset  BP  Jamsostek  ini  seluruh  hasil  pengembangan  investasi  diberikan
              kepada peserta, inilah yang bedakan Jamsostek dulu, dulu BUMN, kalau sekarang jadi badan
              hukum  publik,  jadi  tidak  mencari  untung,  tapi  seluruh  pengelolaan  hasil  keuntungan  itu
              dikembalikan  kepada  seluruh  peserta,  dan  kita  memberikan  manfaat  lain,  manfaat  layanan
                                                           549
   545   546   547   548   549   550   551   552   553   554   555