Page 65 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 JANUARI 2021
P. 65
Judul Banjir Baja Impor, 100 Ribu Pekerja Industri Baja Terancam PHK
Nama Media tribunnews.com
Newstrend Tenaga Kerja Industri Baja
Halaman/URL https://www.tribunnews.com/bisnis/2021/01/21/banjir-baja-impor-100-
ribu-pekerja-industri-baja-terancam-phk
Jurnalis Malvyandie Haryadi
Tanggal 2021-01-21 16:00:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Dirjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
negative - Said Iqbal (Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI)) Baja impor
terutama dari China dijual sangat murah di Indonesia. Jika dibiarkan, industri baja nasional akan
bangkrut dan 100.000 karyawan terancam PHK massal
positive - Said Iqbal (Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI)) Safeguard sangat
penting guna melindungi produk dalam negeri dari maraknya produk impor murah
positive - Said Iqbal (Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI)) Makanya, semua
pihak harus membela industri dalam negeri
neutral - Said Iqbal (Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI)) Pemerintah harus
berani mengambil sikap dan terobosan untuk membantu agar industri dalam negeri tetap
bertahan. Jangan lupa, di balik industri terhadap tenaga kerja yang akan menjerit jika di-PHK
positive - Said Iqbal (ketua KSPI) Pemerintah Malaysia, Vietnam dam bahkan Amerika Serikat
juga melindungi industri dalam negeri mereka
negative - Said Iqbal (ketua KSPI) Padahal di Indonesia, kebijakan lingkungan termasuk slag B-
3 dan scrap tanpa impunitas harus ditanggung industri baja sehingga menjadi beban finansial
industri dan meningkatkan biaya produksi
Ringkasan
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan, banjirnya baja
murah dari China ke Indonesia akan berdampak terhadap industri baja dalam negeri kalah
bersaing dan terancam gulung tikar.
Terlebih di saat pandemi Covid-19, tentu saja ancaman pemutusan hubungan kerja ( PHK)
massal akan membayangi pekerja di industri baja.
Dia menyebutkan, sebanyak 100.000 pekerja industri baja ini tersebar di berbagai perusahaan
seperti Krakatau Steel, Gunung Raja Paksi, Ispatindo, dan Master Steel.
64

