Page 90 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 JANUARI 2021
P. 90

KEMNAKER KIRIM BANTUAN LOGISTIK UNTUK KORBAN GEMPA MAMUJU-MAJENE

              Kementerian Ketenagakerjaan melalui Balai Latihan Kerja (BLK) Makassar mengirim sejumlah
              bantuan  logistik  untuk  para  pengungsi  yang  menjadi  korban  bencana  gempa  Mamuju  dan
              Majene, Sulawesi Barat. Kepala BLK Makassar, Fitroh Hanrahmawan, secara langsung melepas
              pengiriman  bantuan  logistik  tersebut  pada  Selasa  (19/1/2021)  di  BLK  Makassar,  Sulawesi
              Selatan.

              "Pada hari ini, kami melepas pemberangkatan bantuan berupa beras, mie, air minum, biskuit,
              popok bayi, susu bayi, dan bahan-bahan lainnya yang dibutuhkan masyarakat," kata Fitroh.

              Fitroh  mengatakan,  bantuan  yang  dikirim  hari  ini  merupakan  bantuan  yang  kedua,  setelah
              sebelumnya sudah terkirim bantuan pada gelombang pertama. Bantuan logistik yang kedua ini
              dikirim menggunakan 4 mobile training unit (MTU) dan 1 mobil jenis double cabin.

              "Bantuan ini akan langsung diberikan ke korban bencana alam yang berada di kawasan Mamuju
              dan Majene, Sulawesi Barat," ucapnya.

              Kemnaker  Kirim  Bantuan  Logistik  untuk  Korban  Gempa  Mamuju-Majene  (c)2021  Ia
              menambahkan, pada saat yang bersamaan, pihaknya juga akan mendirikan posko dapur umum
              di Mamuju. Posko tersebut digunakan untuk membuat makanan siap untuk para pengungsi di
              Mamuju.

              "Semoga bantuan dapat tiba dengan selamat dan bisa disalurkan kepada yang membutuhkan,"
              harapnya.

              Sebagaimana diketahui, sebelumnya Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, menginstruksikan
              agar penyaluran bantuan bagi korban bencana gempa bumi di daerah Mamuju dan Majene,
              Sulawesi Barat, bisa sampai langsung kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama yang
              berada di daerah pelosok yang sulit terjangkau.

              Agar bantuan tepat sasaran, Kementerian Ketenagakerjaan pun mengerahkan Mobil Training
              Unit (MTU) dari Balai Latihan Kerja (BLK) Makassar dan mobil Unit Reaksi Cepat (URC) Pengawas
              Ketenagakerjaan dari Balai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), serta kendaraan-kendaraan
              dinas untuk mempercepat penyaluran sumbangan bantuan yang telah terkumpul.

              "Kami  mengajak  berbagai  pihak  untuk  bersama-sama  menggalang  bantuan  guna  membantu
              saudara-saudara kita yang menjadi korban gempa di Sulawesi Barat. Saya juga telah meminta
              kepada jajaran untuk memastikan distribusi bantuan dapat menjangkau pelosok desa di daerah
              sekitar gempa," kata Menaker Ida.

              Untuk  penggalangan  bantuan,  Menaker  Ida  menjelaskan  bahwa  pihaknya  telah  mengajak
              sejumlah  pihak  untuk  bersama-sama  membantu  masyarakat  yang  menjadi  korban  gempa.
              Bantuan yang digalang berupa dana tunai, pakaian layak pakai, obat-obatan, dan makanan.

              Ia melanjutkan, nantinya distribusi akan melibatkan Pengawas Ketenagakerjaan di Balai K3 dan
              para instruktur BLK Makassar yang berada di sekitar lokasi gempa. Kebutuhan urgen saat ini
              adalah  kebutuhan  di  kamp  pengungsian  seperti  tenda,  kebutuhan  makanan  dan  air  minum,
              karena hampir semua warga memilih mengungsi untuk sementara.

              "Saya telah meminta agar menyiapkan MTU dan mobil URC untuk bisa dikerahkan menyalurkan
              bantuan, sehingga dapat menjangkau pelosok-pelosok desa," kata Menaker Ida melanjutkan.
              [hhw].




                                                           89
   85   86   87   88   89   90   91   92   93   94   95