Page 16 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 MARET 2021
P. 16

Periode berikutnya, 2009 sampai 2014, Prof Muh Nuh membagikan mesin-mesin eks mobil Timor
              ke berbagai SMK dan siswa mencoba merakit mobil nasional Esemka, yang populer saat Presiden
              masih menjabat wali kota Solo dan ikut mengantarkan popularitas beliau.

              Diangkatnya  Nadiem  Makarim  yang  berlatar  belakang  pengusaha  modem,  sekolah  vokasi
              diharapkan lebih berperan pada pembangunan ekonomi melalui pengembangan industri, yang
              sekarang memasuki era digital dan berjejaring.

              Menurut  Pusat  Data  dan  Informasi  Kemendikbud,  sekarang  siswa  yang  mengambil  sekolah
              menengah vokasi berjumlah 60 persen dari total hampir 12 juta siswa. Dari 60 persen itu, 70
              persen di SMK swasta, yang fasilitas pendidikannya secara umum masih sangat kurang.

              Demikian juga, kuantitas dan kualitas guru serta proses pendidikannya. Di tengah persoalan
              yang digambarkan tersebut, tidak menghalangi misi SMK untuk mendorong ekonomi melalui
              kemajuan berbagi industri.

              Pemerintah mengaitkan kurikulum dengan dunia usaha dan dunia industri, serta mendorong dan
              memberi insentif perkawinan massal antara sekolah vokasi dan dunia industri.

              Misi ekonomi

              Dari sisi ekonomi khususnya, produk manufaktur terkait sekolah vokasi, neraca pertukaran kita
              defisit terhadap Cina.

              Produk-produk, seperti berbagai alat dapur nonmesin dari gelas, sendok, alat penggorengan,
              pemanggang, perebus, dan lainnya. Barang dari Cina mendominasi. Alat dapur dan alat rumah
              tangga elektronik skala rumah tangga, restoran, serta industri makanan, juga hampir dipastikan
              produknya diimpor dari Cina.

              Alat pertukangan dan perbengkelan dari pasah, bor, gerinda, dan sebagainya, yang semula dari
              Jepang dan Jerman juga beralih ke produk Cina karena harga yang murah.

              Selain itu, alat-alat keteknikan untuk laboratorium dan perbengkelan fakultas teknik dan SMK
              serta komputer dari Cina, berharga sekitar 30 sampai 40 persen dari harga produk dari negara
              lain.


              Kemajuan  industri  Cina  diekspos  seluruhnya  melalui  marketplace Alibaba.com,  yang
              menggambarkan variasi sangat luas dari berbagai mesin industri, berbagai level dari industri
              ringan ke industri berat

              Alibaba menyajikan variasi yang banyak alternatif dari perusahaan Cina yang saling bersaing, ciri
              lain yang hampir pasti adalah harganya murah. Maka itu, politik ekonomi sekolah vokasi harus
              diarahkan mengurangi defisit pertukaran barang manufaktur dengan Cina

              Ini dapat dilakukan dengan jalan sama yang ditempuh Cina, yakni membeli, membongkar, dan
              meniru.  Dengan  penduduk  260  juta  jiwa  dan  65  juta  UMKM,  saatnya dilakukan  modernisasi
              melalui penyediaan mesin-mesin karya sekolah vokasi.

              Pemerintah melalui Kemendikbud, bisa menyaingi Cina di dalam negeri dengan memilih barang-
              barang, yang diperlukan oleh UMKM dan rumah tangga kita.

              Untuk  memodernisasi  UMKM  melalui  sekolah  vokasi,  pemerintah  bisa  mengalokasikan  pada
              tahap  awal  misalnya,  10  sampai  20  titik  sekolah  industri  atau  teaching  factory  yang  serius.
              Sekolah-sekolah ini, bertugas memproduksi mesin-mesin ringan yang cukup pintar.





                                                           15
   11   12   13   14   15   16   17   18   19   20   21