Page 1178 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1178
Judul Tak Ada Kenaikan Upah Minimum Tahun Depan, Berikut Info
Selengkapnya
Nama Media kumparan.com
Newstrend Peraturan Upah Minimum
Halaman/URL https://kumparan.com/kumparanbisnis/tak-ada-kenaikan-upah-
minimum-tahun-depan-berikut-info-selengkapnya-1uTdnv2hbHm
Jurnalis redaksi
Tanggal 2020-10-28 09:02:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
negative - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Pandemi COVID-19 telah berdampak pada
kondisi perekonomian dan kemampuan perusahaan dalam memenuhi hak pekerja dan buruh
termasuk dalam membayar upah
negative - Said Iqbal (Presiden KSPI) Menaker tidak memiliki sensitivitas nasib buruh, hanya
memandang kepentingan pengusaha semata
negative - Said Iqbal (Presiden KSPI) Jangan dipukul rata semua perusahaan tidak mampu.
Faktanya di tahun 1998 pun tetap ada kenaikan upah minimum untuk menjaga daya beli
masyarakat
neutral - Said Iqbal (Presiden KSPI) Apakah presiden sudah mengetahui keputusan Menaker ini?
Atau hanya keputusan sepihak Menaker?
negative - Said Iqbal (Presiden KSPI) Aksi itu akan diikuti hingga ratusan ribu buruh di Mahkamah
Konstitusi, Istana, DPR RI, dan di kantor Gubernur di seluruh Indonesia, dengan membawa isu
batalkan omnibus law UU Cipta Kerja dan harus ada kenaikan upah minimum 2021 untuk
menjaga daya beli masyarakat
neutral - Anton J Supit (Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Ketenagakerjaan) Itu kan penetapan
pemerintah, sudah tepat. Karena saat ini yang paling penting adalah bertahan. Coba you
bayangin, kondisi saat ini, pilih naik gaji tapi (perusahaan) bangkrut atau bertahan?
negative - Anton J Supit (Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Ketenagakerjaan) Jadi kalau
perusahaan masih untung, ya you harus bayar ke pekerja. Tergantung keputusan bipartit itu
seperti apa
Ringkasan
Pemerintah memastikan tidak ada kenaikan upah minimum tahun depan. Alasannya yakni
pandemi membuat kondisi ekonomi banyak perusahaan terpuruk.
1177

