Page 1183 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1183
Judul Upah 2021 Sama dengan 2020, Said Iqbal: 'Situasi Semakin Panas'
Nama Media tribunnews.com
Newstrend Peraturan Upah Minimum
Halaman/URL https://www.tribunnews.com/nasional/2020/10/28/upah-2021-sama-
dengan-2020-said-iqbal-situasi-semakin-panas
Jurnalis Hendra Gunawan
Tanggal 2020-10-28 08:53:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Ida Fauziyah (Menaker) Pandemi Covid-19 berdampak pada kondisi perekonomian dan
kemampuan perusahaan dalam memenuhi upah pekerja atau buruh, termasuk dalam membayar
upah. Dalam rangka memberikan perlindungan pekerja atau buruh serta menjaga
keberlangsungan usaha, perlu dilakukan penyesuaian UMP pada situasi pemulihan ekonomi di
masa pandemi. Atas berbagai pandangan dan dialog dalam forum Depenas (Dewan Pengupahan
Nasional), maka kami keluarkan surat edaran yang isinya melakukan penyesuaian nilai UMP 2021
sama dengan nilai UPM 2020
positive - Ida Fauziyah (Menaker) Jadi ini sudah diskusi panjang dengan teman-teman Depenas,
tentu saja pendapat teman-teman satu dengan lainnya kita akomodasi, ini dalam pandangan
kami adalah jalan tengah yang harus diambil pemerintah dalam kondisi yang sulit dan tidak
mudah
positive - Ida Fauziyah (Menaker) Pemerintah tetap memperhatikan kemampuan daya beli
pekerja lewat subsidi upah. Sesungguhnya bantalan sosial sudah disiapkan, pemerintah tak
begitu saja menetapkan itu karena ada beberapa langkah
positive - Said Iqbal (Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia) Menaker tidak memiliki
sensitivitas nasib buruh, hanya memandang kepentingan pengusaha semata
positive - Said Iqbal (Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia) Sebagai contoh, di DKI
Jakarta, kenaikan upah minimum dari tahun 1998 ke 1999 tetap naik sekitar 16 persen, padahal
pertumbuhan ekonomi tahun 1998 minus 17,49 persen. Begitu juga dengan upah minimum
tahun 1999 ke 2000, upah minimum tetap naik sekitar 23,8 persen, padahal pertumbuhan
ekonomi tahun 1999 minus 0,29 persen
positive - Said Iqbal (Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia) Jangan dipukul rata semua
perusahaan tidak mampu. Faktanya di tahun 1998 pun tetap ada kenaikan upah minimum untuk
menjaga daya beli masyarakat
positive - Andi Gani Nena Wea (Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI))
Ini sangat memberatkan buruh dalam kondisi kesulitan ekonomi dan daya beli masyarakat yang
lagi turun, tentu sangat berat
1182

