Page 1182 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1182

Adapun pada penetapan UMP 2020, nilai upah minimum mengalami kenaikan 8,51 persen dari
              besaran di 2019. Keputusan ini diambil dengan mengacu pada besaran inflasi dan pertumbuhan
              nasional pada tahun tersebut.

              Besaran inflasi nasional yang dimaksud adalah 3,39 persen, dan pertumbuhan ekonomi nasional
              sebesar 5,12 persen.

              Dari perhitungan tersebut, rata-rata UMP 2020 untuk 34 provinsi yakni Rp 2,7 juta per bulan.
              DKI Jakarta jadi provinsi dengan nilai UMP 2020 terbesar hingga di atas Rp 4 juta per bulan.

              Sementara  terdapat  5  provinsi  dengan  UMP  di  bawah  Rp  2  juta  per  bulan.  Sebanyak  4  di
              antaranya merupakan provinsi yang berada di Pulau Jawa.

              Jika ketetapan tersebut tidak terjadi perubahan, berikut daftar 5 provinsi dengan nilai UMP 2021
              terendah: 1. DIY Rp 1.704.607 2. Jawa Tengah Rp 1.742.015 3. Jawa Timur Rp 1.768.777 4.
              Jawa  Barat  Rp  1.810.350  5.  NTT  Rp  1.945.902  Menteri  Ketenagakerjaan  Ida  Fauziyah
              memutuskan  untuk  tidak  menaikkan  upah  minimum  tahun  2021  (UMP  2021).  Hal  tersebut
              tertuang  dalam  Surat  Edaran  (SE)  Menteri  Ketenagakerjaan  Republik  Indonesia  Nomor
              11/HK04/X/2020 tentang Penetapan Upah Minimum tahun 2021 pada Masa Pandemi Covid-19.

              Dikutip  dari  Surat  Edaran  Menaker  tersebut,  Selasa  (27/10/2020),  pandemi  Covid-19  telah
              berdampak  pada  kondisi  perekonomian  dan  kemampuan  perusahaan  dalam  memenuhi  hak
              pekerja dan buruh termasuk dalam membayar upah.

              Dalam rangka memberikan perlindungan dan kelangsungan usaha, perlu dilakukan penyesuaian
              terhadap penetapan upah minimum pada situasi pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19.

              Atas  dasar  hal  tersebut,  Menteri  Ida  Fauziyah  meminta  kepada  para  gubernur  di  seluruh
              Indonesia  untuk  melakukan  penyesuaian  penetapan  nilai  Upah  Minimum  Tahun  2021  sama
              dengan nilai Upah Minimum tahun 2020. Dengan kata lain tidak ada kenaikan UMP 2021.

              Ida juga meminta kepada para gubernur untuk melaksanakan penetapan upah minimum setelah
              tahun 2021 sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

              Dalam SE ini, para kepala daerah wajib mengumumkan upah minimum provinsi tahun 2021 pada
              31 Oktober 2020.

              Direktur Pengupahan Kemnaker, Dinar Titus Jogaswitani menambahkan, dalam SE tersebut tidak
              ada kata kenaikan sehingga UMP 2021 sama dengan tahun ini.

              "Jadi nilai upah minimum 2021 sama dengan nilai upah minimum 2020. Tidak ada kenaikan dan
              di SE tidak ada kata kenaikan," tegas Dinar Titus Jogaswitani.























                                                          1181
   1177   1178   1179   1180   1181   1182   1183   1184   1185   1186   1187