Page 1184 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1184

positive  -  Benny  Soetrisno  (Wakil  Ketua  Umum  Kamar  Dagang  dan  Industri)  Kami  mengerti
              keputusan  tersebut  demi  keberlangsungan  usaha.  Kalau  dinaikkan  tentu  akan  memberatkan
              daya saing usaha

              positive  -  Benny  Soetrisno  (Wakil  Ketua  Umum  Kamar  Dagang  dan  Industri  (Kadin)  bidang
              Perdagangan) Kalau (upah) naik pasti ada pengurangan pekerja dan akan beralih ke mekanisasi
              atau mesin

              positive - Sarman Simanjorang (Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Jakarta) Kalau kami
              kalikan itu minus, kalau minus seharusnya (upah) turun tapi tidak mungkin turun, jadi naik 0
              persen itu sudah sesuai dengan format

              positive - Sarman Simanjorang (Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Jakarta) Itu justru akan
              menambah  pengusaha  yang  melakukan  PHK.  Jadi,  menurut  hemat  kami  itu  kebijakan  yang
              sangat adil

              positive - Timboel Siregar (pengamat Ketenagakerjaan) Saya menilai SE Menaker tersebut hanya
              sebuah imbauan, bukan regulasi yang wajib dipatuhi

              positive - Timboel Siregar (pengamat Ketenagakerjaan) Mengacu pada UU No. 13 Tahun 2003
              atau  pun  UU  Cipta  Kerja,  yang  memiliki  hak  prerogative  menetapkan  UM  adalah  gubernur,
              sehingga bisa saja gubernur menetapkan UM tidak sesuai dengan SE Menaker

              positive - Timboel Siregar (pengamat Ketenagakerjaan) Itu biasa terjadi dari tahun ke tahun


              Ringkasan

              Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah akhirnya memutuskan tidak menaikkan upah
              minimum tahun 2021.

              Keputusan  tersebut  tertuang  dalam  Surat  Edaran  (SE)  Menteri  Ketenagakerjaan  Republik
              Indonesia Nomor 11/HK04/X/2020 tentang Penetapan Upah Minimum tahun 2021 pada Masa
              Pandemi Covid-19.



              UPAH 2021 SAMA DENGAN 2020, SAID IQBAL: 'SITUASI SEMAKIN PANAS'

              Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah akhirnya memutuskan tidak menaikkan upah
              minimum tahun 2021.

              Keputusan  tersebut  tertuang  dalam  Surat  Edaran  (SE)  Menteri  Ketenagakerjaan  Republik
              Indonesia Nomor 11/HK04/X/2020 tentang Penetapan Upah Minimum tahun 2021 pada Masa
              Pandemi Covid-19.

              Ida mengeklaim keputusan tidak menaikkan upah minimum tahun 2021 ini telah melalui kajian
              mendalam.

              Menurut dia, upah minimum 2021 tak naik karena kondisi ekonomi terpukul oleh pandemi Covid-
              19.

              Maka, demi menjaga keberlangsungan dunia usaha, upah minimum ditetapkan sama dengan
              tahun 2020.


              "Pandemi Covid-19 berdampak pada kondisi perekonomian dan kemampuan perusahaan dalam
              memenuhi upah pekerja atau buruh, termasuk dalam membayar upah.
                                                          1183
   1179   1180   1181   1182   1183   1184   1185   1186   1187   1188   1189