Page 1248 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1248
Judul Upah Minimum Tidak Naik, Pekerja Kecewa
Nama Media Koran Sindo
Newstrend Peraturan Upah Minimum
Halaman/URL Pg4
Jurnalis Tajuk Rancana
Tanggal 2020-10-28 06:26:00
Ukuran 244x76mmk
Warna Hitam/Putih
AD Value Rp 58.560.000
News Value Rp 175.680.000
Kategori Dirjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Ringkasan
AKUMULASI kekecewaan para pekerja kepada pemerintah semakin lengkap. Belum usai aksi
protes terhadap pengesahan Undang-Undang (UU) Omnibus Law Cipta Kerja yang belum
membuahkan hasil, kini muncul masalah baru lagi dengan keputusan pemerintah yang tidak
menaikkan upah minimum pada tahun depan. Ini seperti menginjeksi para pekerja melakukan
aksi demo secara besar-besaran dengan dua isu utama, yakni cabut UU Omnibus Law Cipta Kerja
dan tolak keputusan pemerintah yang tidak menaikkan upah minimum 2021. Pertumbuhan
ekonomi yang minus, sebagaimana ditegaskan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia
(KSPI) Said Iqbal dalam sebuah konferensi pers virtual awal pekan ini, tidak boleh dijadikan
alasan upah minimum dari 2020 ke 2021 tanpa kenaikan oleh pemerintah.
UPAH MINIMUM TIDAK NAIK, PEKERJA KECEWA
AKUMULASI kekecewaan para pekerja kepada pemerintah semakin lengkap. Belum usai aksi
protes terhadap pengesahan Undang-Undang (UU) Omnibus Law Cipta Kerja yang belum
membuahkan hasil, kini muncul masalah baru lagi dengan keputusan pemerintah yang tidak
menaikkan upah minimum pada tahun depan. Ini seperti menginjeksi para pekerja melakukan
aksi demo secara besar-besaran dengan dua isu utama, yakni cabut UU Omnibus Law Cipta Kerja
dan tolak keputusan pemerintah yang tidak menaikkan upah minimum 2021. Pertumbuhan
ekonomi yang minus, sebagaimana ditegaskan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia
(KSPI) Said Iqbal dalam sebuah konferensi pers virtual awal pekan ini, tidak boleh dijadikan
alasan upah minimum dari 2020 ke 2021 tanpa kenaikan oleh pemerintah.
Aksi penolakan keputusan pemerintah tersebut bukan tanpa alasan yang jelas. Pihak KSPI
memahami betul bahwa ini masa susah bagi dunia usaha sebagai dampak pandemi Covid-19,
namun tidak semua perusahaan mengalami kesulitan akibat terjangan virus korona. Karena itu,
KSPI meminta kebijakan kenaikan upah ditempuh secara proporsional, jangan dipukul rata
dengan keputusan sama sekali tanpa kenaikan upah minimum. Untuk perusahaan yang masih
survive, tetap harus menaikkan upah minimum. Sebaliknya, bagi perusahaan yang tidak mampu,
jangan dipaksakan. Sebabnya, sudah ada aturan yang menyediakan jalan keluar dengan upaya
penangguhan pemberian kenaikan upah minimum. Pihak KSPI menilai kebijakan pemerintah
1247

