Page 1252 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1252
Ringkasan
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menetapkan upah minimum tidak naik pada
2021. Tahun depan, upah minimum sama dengan tahun ini. Ketetapan tersebut diatur melalui
Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor M/ll/HK .04/X/2020 tentang Penetapan Upah
Minimum Tahun 2021 Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).
UPAH MINIMUM TAK NAIK DI 2021
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menetapkan upah minimum tidak naik pada
2021. Tahun depan, upah minimum sama dengan tahun ini.
Ketetapan tersebut diatur melalui Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor M/ll/HK
.04/X/2020 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2021 Pada Masa Pandemi Corona Virus
Disease 2019 (COVID-19).
"Penetapan upah minimum tahun 2021 mempertimbangkan kondisi perekonomian Indonesia
pada masa pandemi COVID-19 dan perlunya pemulihan ekonomi nasional, diminta kepada
gubernur untuk (1) melakukan penyesuaian penetapan nilai upah minimum tahun 2021 sama
dengan nilai upah minimum tahun 2020," kata Ida melalui SE tersebut dikutip Selasa
(27/10/2020).
Poin 2 meminta gubernur melaksanakan penetapan upah minimum setelah tahun 2021 sesuai
ketentuan peraturan perundang-undangan. Poin 3 menetapkan dan mengumumkan upah
minimum provinsi tahun 2021 pada tanggal 31 Oktober 2020.
"Sehubungan dengan hal tersebut di atas, diminta kepada Saudara untuk menindaklanjuti dan
menyampaikan Surat Edaran ini kepada Bupati/WaIikota serta pemangku kepentingan terkait di
wilayah Saudara," tambah Menaker.
Bagaimana respons buruh? Klik halaman selanjutnya.
Presiden Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia (Aspek Indonesia) Mirah Sumirat mengatakan
pihaknya bakal menyurati Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dia menjelaskan bahwa intinya kaum
buruh tetap meminta adanya kenaikan upah minimum pada tahun depan.
"Kami akan mengirim surat secara resmi kepada Pak Presiden Jokowi dan juga kepada Ibu
Menaker dengan argumentasi yang kami sudah siapkan. Intinya kami meminta tetap ada
kenaikan upah di 2021," kata dia saat dihubungi detikcom, Senin (27/10/2020).
Lewat surat tersebut, pihaknya akan menyampaikan argumen-argumen yang menjadi landasan
mengenai kenaikan upah di 2021.
"Ini dengan argumentasi dan segala macam alasan sudah kami siapkan untuk nanti disampaikan
ke Pak Presiden Jokowi dan juga Bu Menaker," sebutnya.
Di sisi lain, Aspek Indonesia juga akan mengikuti arahan dari Konfederasi Serikat Pekerja
Indonesia (KSPI) terkait aksi penolakan terhadap keputusan upah minimum tak naik tahun
depan.
"Jadi, satu, kita ikut instruksi organisasi KSPI karena memang berafiliasi dengan KSPI. Yang
kedua kami mengirimkan surat secara resmi kepada Pak Presiden Jokowi dan juga Ibu Menaker,"
tambahnya.
Pengusaha minta pengertian.
1251

