Page 1246 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1246

Diberitakan Kompas.com, Selasa (27/10/2020), keputusan tersebut tertuang dalam Surat Edaran
              (SE) yang diteken Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah pada 26 Oktober 2020.
              Surat  Edaran  Nomor  M/11/HK.04/2020  yang  ditujukan  kepada  Gubernur  se-Indonesia  itu
              mengatur tentang penetapan upah minimum tahun 2021 pada masa pandemi Covid-19.



              UPAH MINIMUM TAHUN DEPAN TIDAK NAIK, BAGAIMANA NASIB PEKERJA?

              Polemik  mengenai  upah  minimum  bagi  pekerja  menyeruak  setelah  pemerintah  memutuskan
              upah minimum tahun 2021 tidak akan naik.

              Diberitakan Kompas.com, Selasa (27/10/2020), keputusan tersebut tertuang dalam Surat Edaran
              (SE) yang diteken Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah pada 26 Oktober 2020.

              Surat  Edaran  Nomor  M/11/HK.04/2020  yang  ditujukan  kepada  Gubernur  se-Indonesia  itu
              mengatur tentang penetapan upah minimum tahun 2021 pada masa pandemi Covid-19.
              Dalam surat edaran tersebut, pemerintah memutuskan upah minimum 2021 tidak mengalami
              kenaikan alias setara dengan upah minimum tahun ini.

              Keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan kondisi perekonomian Indonesia pada
              masa pandemi Covid-19 dan perlunya pemulihan ekonomi nasional.

              Sehingga, para gubernur diminta untuk melakukan penyesuaian penetapan nilai upah minimum
              tahun 2021 sama dengan nilai upah minimum Tahun 2020.

              Upah minimum 2021 secara resmi akan ditetapkan dan diumumkan semua pemerintah daerah
              pada akhir Oktober 2020.

              Terkait  keputusan  tersebut,  Pengamat  Ekonomi  dari  INDEF  Bhima  Yudhistira  Adhinegara
              menjelaskan keberadaan upah minimum adalah untuk melindungi pekerja yang rentan.

              Jika upah minimum tidak naik, maka daya beli pekerja yang turun akibat efek domino pandemi
              Covid-19 akan sulit pulih dalam waktu cepat.

              "Sementara pemerintah proyeksikan inflasi tahun 2020 di kisaran 3 persen. Kalau inflasi naik,
              tapi upah minimum tidak naik, maka pekerja rentan akan anjlok daya belinya," kata Bhima saat
              dihubungi Kompas.com, Selasa (27/10/2020).

              Dia menyebut seharusnya pemerintah belajar dari negara lain.

              Bhima mencontohkan, di Amerika Serikat yang bersistem kapitalis liberal, Presiden AS Doland
              Trump  sedang  memperjuangkan  kenaikan  upah  minimum  federal  sebesar  15  dollar  AS  atau
              setara dengan Rp 219 ribu per jam.

              "Indonesia kan negara Pancasilais, harusnya ada keberpihakan yang lebih besar bagi pekerja
              rentan, khususnya dalam menghadapi masa pandemi dan resesi ekonomi," ujar dia.

              Bhima  menilai  dalam  kondisi  tekanan  ekonomi  seperti  saat  ini,  seharusnya  pemerintah
              mendorong adanya kenaikan upah minimum.
              Sebab, fungsi upah minimum adalah untuk perlindungan bagi pekerja, dan upah minimum hanya
              mengatur upah pekerja yang paling bawah.

              "Persoalan besarannya tentu harus mempertimbangkan indikator ekonomi dan forum tripartit di
              mana pemerintah berfungsi sebagai mediator," kata Bhima.
                                                          1245
   1241   1242   1243   1244   1245   1246   1247   1248   1249   1250   1251