Page 1283 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1283
Judul Menkeu: Dunia Usaha Dalam Situasi Sangat Tertekan
Nama Media Suara Pembaruan
Newstrend Peraturan Upah Minimum
Halaman/URL Pg7
Jurnalis J-9
Tanggal 2020-10-28 05:34:00
Ukuran 75x280mmk
Warna Warna
AD Value Rp 51.975.000
News Value Rp 155.925.000
Kategori Dirjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
neutral - Sri Mulyani Indrawati (Menkeu) Jadi, pemerintah menggunakan instrumen fiskal tanpa
menimbulkan tekanan ke perusahaan. yang di sisi lain buruhnya atau pekerjanya juga
membutuhkan dukungan. Melalui instrumen fiskal, kita membantu sehingga perusahaan bisa
tetap bertahan atau bahkan mulai bangkit kembali, namun masyarakat juga tetap bisa dijaga
dari sisi daya belinya
positive - Sri Mulyani Indrawati (Menkeu) Ini yang sedang dicari titik balance-nya dalam
menggunakan berbagai instrumen. Instrumen upah minimum satu hal. tetapi pemerintah
menggunakan banyak sekali anggaran untuk perlindungan sosial di dalam rangka
mengompensasi dan membantu mendorong daya beli masyarakat
positive - Sri Mulyani Indrawati (Menkeu) Ini yang sedang dicari titik balance-nya dalam
menggunakan berbagai instrumen. Instrumen upah minimum satu hal. tetapi pemerintah
menggunakan banyak sekali anggaran untuk perlindungan sosial di dalam rangka
mengompensasi dan membantu mendorong daya beli masyarakat
Ringkasan
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, mengatakan saat ini inflasi cukup rendah
akibat daya beli masyarakat yang masih melemah. Sektor usaha pun masih dalam situasi yang
sangat tertekan, begitu juga dengan masyarakat.
Terkait dengan itu. Menkeu berharap masyarakat khususnya pekerja dapat memahami
keputusan pemerintah untuk tidak menaikkan upah minimum pada 2021. Seperti diketahui,
Menteri Ketenagakerjaan. Ida Fauziyah, telah menetapkan upah minimum pada 2021 sama
dengan
1282

