Page 1299 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1299

UPAH MINIMUM 2021 JADI JALAN TENGAH

              Gubernur diminta menyesuaikan penetapan nilai upah minimum 2021 sama dengan nilai upah
              minimum 2020 alias tidak naik.

              MENTERI  Ketenagakerjaan  Ida  Fauziyah  menyatakan  bahwa  Surat  Edaran  Nomor  M/l
              l/HK.04/2020  tentang  Penetapan  Upah  Minimum  Tahun  2021  pada  Masa  Pandemi  Covid-19
              merupakan jalan tengah yang diambil pemerintah.

              Imbas pandemi, sebut Ida, telah berdampak pada kemampuan perusahaan dalam memenuhi
              hak pekerja/buruh, termasuk dalam membayar upah. Penerbitan SE tersebut juga berdasarkan
              kajian  mendalam  oleh  Dewan  Pengupahan  Nasional  soal  dampak  covid-19  terhadap
              pengupahan.

              "Ini jalan tengah yang harus diambil oleh pemerintah dalam kondisi yang sulit dan tidak mudah.
              Perlindungan  pengupahan  kita  jaga  dan  keberlangsungan  usaha  harus  kita  perhatikan.  Atas
              dasar itulah SE ini kami keluarkan," ujar Ida dalam keterangannya di Jakarta, kemarin.

              SE penetapan upah minimum tersebut diteken oleh Menaker pada 26 Oktober 2020. Selanjutnya,
              upah minimum 2021 ini secara resmi akan ditetapkan dan diumumkan oleh seluruh pemerintah
              daerah pada akhir Oktober 2020.

              SE tersebut meminta gubernur untuk melakukan penyesuaian penetapan nilai upah minimum
              tahun  2021  sama  dengan  nilai  upah  minimum  tahun  2020  alias  tidak  naik.  "Melaksanakan
              penetapan upah minimum setelah tahun 2021 sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
              Menetapkan dan mengumumkan upah minimum provinsi tahun 2021 pada 31 Oktober 2020."
              terang Ida.

              Upah minimum 2021 yang tidak naik itu dinilai wajar oleh Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo)
              karena  pertumbuhan  ekonomi  yang  melambat.  Meski  tak  menyebutkan  secara  rinci  berapa
              jumlah  perusahaan  yang  terdampak  covid-19.  Wakil  Ketua  Umum  Apindo  Bidang
              Ketenagakerjaan  Bob  Azam  menyebut  mayoritas  pengusahan  merasa  kesulitan  dalam
              pembiayaan karyawan. "Hanya sektor tertentu masih positif, seperti telekomunikasi dan farmasi,
              tetapi mayoritas di sektor lainnya kesulitan," kata Bob.

              Ketua DPD Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (Hippi) DKI Jakarta Sarman Simanjorang
              menyebut masalah upah sudah sesuai dengan rumusan atau formula yang ditetapkan dalam PP
              No 78 Tahun 2015.

              Berbeda dengan sikap Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal yang
              mengatakan aksi perlawanan buruh akan semakin mengeras terhadap penolakan tidak adanya
              kenaikan  upah  minimum  2021  dan  penolakan  UU  Cipta  Kerja.  "Jangan  dipukul  rata  semua
              perusahaan tidak mampu. Faktanya di tahun 1998 pun tetap ada kenaikan upah minimum untuk
              menjaga daya beli masyarakat," tegasnya.
              Daya beli anjlok

              Ekonom  Institute  for  Development  of  Economics  and  Finance  (Indef)  Bhima  Yudhistira
              memperkirakan daya beli masyarakat akan melemah akibat tidak ada kenaikan upah minimum
              di  2021.  Ia  mengungkapkan  upah  minimum  untuk  melindungi  buruh  yang  rentan.  Bhima
              menegaskan pemerintah harus berpihak kepada pekerja rentan, khususnya dalam menghadapi
              masa pandemi dan resesi ekonomi. "Apakah bantuan sosial bisa menggantikan tidak naiknya
              upah minimum? Jawabannya tidak bisa. Masalah utama terletak pada rendahnya belanja jaminan
              sosial  dari  PDB  yang  hanya  2,1%.  Kesimpulannya  tetap  harus  didorong  kenaikan  upah
              minimum," ujar Bhima. (Put/Iam/X-ll)


                                                          1298
   1294   1295   1296   1297   1298   1299   1300   1301   1302   1303   1304