Page 1295 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1295

"Pada praktiknya, tidak akan ada perubahan cost [biaya produksi] karena gaji karyawan tidak
              naik.  Kemudian,  seiring  dengan  pelonggaran  pembatasan  sosial  berskala  besar  [PSBB],
              permintaan akan bergerak. Pengusaha pun akan menata kembali bisnisnya. Pabrik dijalankan,
              permintaan dikencangkan, dan kinerja sektor industri bisa membaik," ujarnya.

              Lebih lanjut, Johnny menyebut tidak naiknya upah minimum 2021 akan menjadi salah satu faktor
              yang mendorong normalisasi suplai dan permintaan, sehingga-memudahkan pemulihan kinerja
              industri yang anjlok selama 2020.

              Sekadar  catatan,  Kementerian  Ketenagakerjaan  telah  membuat  keputusan  terkait  dengan
              kenaikan  upah  minimum  pada  2021.  Keputusan  tersebut  tertuang  dalam  Surat  Edaran
              Kemenaker Nomor M/ll/HK.04/X/2020.

              Dengan  pertimbangan  kondisi  perekonomian  Indonesia  pada  masa  pandemi  Covid-19  dan
              perlunya  pemulihan  ekonomi  nasional,  pemerintah  meminta  gubernur  menetapkan  upah
              minimum 2021 sama dengan upah minimum 2020.
              "[Pemerintah] meminta gubernur untuk melakukan penyesuaian penetapan nilai upah minimum
              2021 sama dengan nilai upah minimum 2020," sebut Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah.

              Secara resmi, gubernur diminta untuk mengumumkan penetapan upah minimum provinsi (UMP)
              2021 pada 31 Oktober 2020.

              Adapun, formulasi upah minimum 2021 masih mengacu pada peraturan perundang-undangan
              ketenagakerjaan yang lama, yaitu UU No. 13/2003 tentang Ketenagakerjaan dan PP No. 78/2015
              tentang Pengupahan, bukan UU Cipta Kerja.

              Setelah 2021, penentuan upah minimum bakal mulai disesuaikan dengan ketentuan perundang-
              undangan baru yang berlaku.
              PERTIMBANGAN GUBERNUR

              Bagaimanapun,  kalangan  pekerja  masih  berharap  gubernur  mau  mempertimbangkan  untuk
              tetap menaikkan UMP 2021 di kisaran 1,5%---2%.

              Sekretaris  Jenderal  Organisasi  Pekerja  Seluruh  Indonesia  (OPSI)  Timboel  Siregar  menyebut
              perhitungan tersebut didasari oleh tingkat inflasi Januari---Agustus yang mencapai 0,93% dan
              tingkat inflasi secara tahunan pada Agustus 2020 sebesar 1,32%.

              "Dengan data ini seharusnya para gubernur dapat mempertim-bangakan untuk tetap menaikkan
              UMP2021, meskipun pun hanya di kisaran 1,5%---2%," ujar Timboel.

              Dia mengatakan SE Menaker tentang upah minimum merupakan imbauan dan sifatnya tidak
              wajib  dipatuhi  oleh  gubernur.  Mengacu  pada  UU  Ketenagakerjaan  maupun  UU  Cipta  Kerja,
              gubernur memiliki hak prerogatif menetapkan UMP.

              Selain itu, kenaikan upah minimum dengan mempertimbangkan inflasi tahunan memiliki dampak
              positif yaitu tidak tergerusnya daya beli pekerja sehingga tingkat konsumsi dapat terjaga.


              Dihubungi  secara  terpisah,  Wakil  Ketua  Dewan  Pengupahan  Nasional  Unsur  Pengusaha  Bob
              Azzam menjelaskan langkah pemerintah untuk menetapkan upah minimum 2021 sama dengan
              2020 akan memudahkan industri untuk mencapai titik balik modal atau break event point (BEP).

              Kondisi tersebut diharapkan dapat mendorong pemulihan kinerja industri mencapai 70% pada
              2021 dari kondisi saat ini sebesar 50%.




                                                          1294
   1290   1291   1292   1293   1294   1295   1296   1297   1298   1299   1300