Page 1290 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1290

Upah Minimum Tahun 2021 pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Dalam
              SE itu disebutkan upah minimum 2021 tidak mengalami kenaikan atau sama seperti tahun ini.


              DKI IKUT PUSAT, 4 DAERAH BIMBANG

              Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memilih mengikuti keputusan pemerintah pusat soal penetapan
              upah  minimum  2021  sama  dengan  2020,  sementara  empat  daerah  memilih  masih
              mempertimbangkannya.
              Keempat daerah itu adalah Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, dan Sumatra Selatan. Wakil
              Gubernur  DKI  Jakarta  Ahmad  Riza  Patria  menyatakan  Pemerintah  Provinsi  DKI  Jakarta
              memutuskan mengikuti Surat Edaran (SE) Menaker No. M/ll/ HK.04/2020 tentang Penetapan
              Upah Minimum tahun 2021 pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Dalam
              SE itu disebutkan upah minimum 2021 tidak mengalami kenaikan atau sama seperti tahun ini.

              Menurutnya, pemerintah pusat sudah memutuskan upah minimum tak ada kenaikan meskipun
              buruh berharap ada peningkatan. "Tentu kami di Pemprov DKI Jakarta mengacu peraturan dan
              ketentuan yang ada," katanya, Selasa (27/10).

              Di  sisi  lain,  dia  menegaskan  DKI  masih  membuka  pintu  dialog  dengan  pihak  buruh  untuk
              menerima aspirasi ihwal ketentuan upah minimum provinsi (UMP). Dia mendorong pihak buruh
              untuk menyampaikan aspirasinya tentang besaran UMP itu.
              "Apabila ada teman-teman dari buruh yang keberatan kemudian ingin ada peningkatan [UMP]
              silakan sampaikan argumentasinya nanti kita akan sampaikan [pemerintah pusat]," ujarnya.

              Menaker Ida Fauziyah telah menetapkan upah minimum periode 2021 tidak mengalami kenaikan
              atau sama seperti 2020.

              Menaker  juga  meminta  gubernur  di  masing-masing  daerah  melaksanakan  penetapan  upah
              minimum 2021 sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

              Pemerintah  juga  berharap  gubernur  menetapkan  dam  mengumumkan  UMP  2021  pada  31
              Oktober 2020. "Sehubungan dengan hal di atas, diminta kepada Saudara untuk menindaklanjuti
              dan  menyampaikan  Surat  Edaran  ini  kepada  Bupati/Walikoya  serta  pemangku  kepentingan
              terkait di wilayah Saudara," tulis Menaker.

              Dari Semarang, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyatakan sudah menerima Surat
              Edaran (SE) No. M/ll/ HK.04/2020.

              "Sekarang kami sedang mengkaji dan mengkomunikasikan dengan tripartit agar fair, karena satu
              dasarnya UU Ketenagakerjaan, ada UU Kedaruratan dan ada surat edaran ini," katanya.

              Dia  juga  berjanji  segera  mengajak  bicara  Dewan  Pengupahan  dan  tripartit  agar  semuanya
              nyaman dan saling memahami.

              Menurutnya, Jawa Tengah tidak akan tergesa-gesa dalam menyikapi SE itu karena masih ada
              waktu.
              Dalam SE tersebut, Gubernur harus mengumumkan penetapan Upah Minimum 2021 pada 31
              Oktober  2020.  "Tadi  ada  bupati  yang  menyampaikan,  mbok  diundur  sampai  November
              (pengumumannya), biar kita bisa komunikasi terlebih dahulu. Saya kira ini ide bagus," tegasnya.

              Kepala  Dinas  Ketenagakerjaan  dan  Dansmigrasi  Provinsi  Jawa  Tengah  Sakina  Rosellasari
              menambahkan masih melakukan koordinasi dengan Dewan Pengupahan Provinsi Jawa Tengah.

                                                          1289
   1285   1286   1287   1288   1289   1290   1291   1292   1293   1294   1295