Page 1291 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1291

"Hasilnya masih kami rapatnya," jawab Sakina.

              Dari  Palembang,  Kepala  Dinas  Tenaga  Kerja  dan  Transmigrasi  Sumatra  Selatan  Koimudin
              mengatakan masih memerlukan waktu untuk membahas besaran upah 2021.

              "Kami  harus  mengkajinya  lagi  bersama  Dewan  Pengupahan  Sumsel.  Saya  belum  bisa  bilang
              apakah besarannya naik atau tetap sama," katanya.

              Koimudin  menerangkan dalam  pembahasan  UMP  2021  tetap  melibatkan  serikat  pekerja.  Dia
              memastikan meski pekan ini hari kerja terpotong cuti bersama tetapi tidak bakal menganggu
              proses pembahasan UMP 2021.

              "Minggu ini tetap kami bahas. Masih ada waktu, sehingga pada tanggal 1 atau 2 November 2020
              nanti sudah keluar angka barunya," kata dia.

              Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga akan melakukan rapat koordinasi bersama dengan Asosiasi
              Pengusaha  Indonesia  (Apindo)  Jatim  serta  serikat  pekerja  untuk  membahas  penetapan  UMP
              2021.

              Kepala  Dinas  Ketenagakerjaan  dan  Transmigrasi  (Disnakertrans)  Jatim  Himawan  Estu  Bagijo
              mengatakan  penetapan  untuk  di  provinsi  merupakan  kewenangan  gubernur  meskipun
              pemerintah pusat telah memutuskan penetapan upah minimum 2021 sama seperti 2020.

              "Jika pemerintah pusat mengharapkan tidak ada kenaikan upah tahun depan, tetapi saya dengar
              dari pengusaha inginya diturunkan, sebaliknya pekerja ingin naik," kata Himawan.

              Nantinya, dia menambahkan hasil rapat koordinasi tim pengupahan akan disampaikan tertulis
              berdasarkan  usulan  kedua  belah  pihak  kepada  Gubernur  Jatim  Khofifah  Indar  Parawansa
              sebelum 31 Oktober 2020 atau saat diumumkannya UMP Jatim.

              Dari Bandung, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Hansmigrasi Jawa Barat Rachmat Taufik Garsadi
              mengatakan waktu pengumuman UMP 2021 akan dimajukan dari biasanya pada 1 November
              2020 mengingat pada tanggal 28 Oktober-1 November ada cuti bersama.

              Dia  menolak  keinginan  buruh  yang  mendesak  agar  Gubernur  Jabar  tidak  menentukan  UMP.
              Sesuai  peraturan  pemerintah,  gubernur  wajib  menetapkan  UMP,  karena  jangan  sampai
              kabupaten kota menetapkan lebih rendah dari UMP.
              Dia bisa mengakomodasi sesuai ketentuan Apindo yaitu UMP 2021 tidak naik atau nilainya tetap
              seperti UMP 2020.

              Ekonom  Universitas  Diponegoro  Wahyu  Widodo  mengungkapkan  SE  Menaker  bisa  menjadi
              kerangka acuan bagi gubernur untuk merumuskan upah minimum di tingkat provinsi.

              <fc2aA57/Mutamm*JFelsul Nur Ikhsan/Penl Wldartl/Dinda WUaiKfari) El

















                                                          1290
   1286   1287   1288   1289   1290   1291   1292   1293   1294   1295   1296