Page 1355 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1355
Tentunya, sambungnya, kenaikan Upah Minimum dengan mempertimbangkan inflasi yoy akan
memiliki dampak ikutan yang positif. Dengan adanya kenaikan UM maka daya beli pekerja tidak
tergerus oleh inflasi sehingga pekerja dan keluarganya bisa mempertahankan tingkat
konsumsinya.
"Dengan tingkat konsumsi yang tidak turun tentunya akan mendukung tingkat konsumsi agregat
sehingga mendukung pertumbuhan ekonomi kita. Konsumsi agregat mendukung 55 - 60 persen
terhadap pertumbuhan ekonomi," jelasnya.
Menurutnya, dengan tingkat konsumsi yang tidak menurun ini tentunya akan mendukung geliat
ekonomi yaitu pergerakan barang dan jasa akan lebih dinamis sehingga bisa mendukung
peningkatan pajak bagi negara.
"Demikian juga dengan adanya kenaikan Upah Minimum 2021 nanti akan mendukung BPJS
Kesehatan terhindar dari defisit pembiayaan JKN, mengingat nilai total iuran dari pekerja
penerima upah (pekerja formal) swasta selama ini menjadi penerimaan kedua tertinggi setelah
iuran PBI," pungkasnya.
1354

