Page 1381 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1381

Waljid Budi Lestarianto, Ketua PD FSP RTMM-SPSI DIY mengatakan munculnya surat edaran
              Menaker  tersebut  tidak  disertai  survei  mendalam  terkait  kondisi  yang  terjadi  hari  ini.  "Surat
              Edaran itu jadi kebijakan pemerintah sebagai pedoman dalam penetapan upah minimum karena
              sikon pandemi covid. Tapi apakah semua perusahaan berdampak besar, seberapa dampaknya,
              ini harus dibuktikan," tegas Waljid, melalui siaran pers tertulis, Selasa (27/10/2020).

              Keputusan penetapan upah dinilai buruh tidak melalui hasil kesepakatan bersama antara serikat
              pekerja atau serikat buruh. "Upah minimun adalah untuk pekerja baru dengan masa kerja 0
              tahun dan/atau dibawah 1 tahun, dengan demikian kita harus merundingkan untuk yang di atas
              1 tahun agar adil dan memberi motivasi," sambung Waljid.

              FSP RTMM - SPSI DIY meminta apabila nantinya kenaikan upah diatur dalam Perjanjian Kerja
              Bersama (PKB) maka pelaksanaan atau perubahan harus disepakati oleh pengusaha dan serikat
              pekerja. "Di sini serikat pekerja punya hak penuh untuk merundingkan dan menolak apabila
              keberatan," tandas dia.

              Sebelumnya, pemerintah melalui Kementrian Ketenagakerjaan menerbitkan surat edaran bagi
              Gubernur  di  seluruh  Indonesia  terkait  pedoman  penetapan  upah  minimum  yang  isinya
              menyatakan  upah  minimum  disamakan  dengan  nilai  tahun  2020.  Pertimbangannya,  kondisi
              perekonomian Indonesia pada masa pandemi dan perlunya pemulihan ekonomi nasional. (Fxh).





















































                                                          1380
   1376   1377   1378   1379   1380   1381   1382   1383   1384   1385   1386