Page 1379 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1379
Sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah memutuskan untuk tidak
menaikkan upah minimum 2021. Upah minimum tahun depan diputuskan sama dengan tahun
ini. Hal itu berdasarkan Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor M/ll/HK .04/X/2020
tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2021 Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019
(COVID-19).
UPAH 2021 NGGAK NAIK, SRI MULYANI: AGAR PERUSAHAAN TAK PHK
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menilai keputusan pemerintah tidak menaikkan upah
minimum tahun 2021 tidak naik agar perusahaan-perusahaan tidak melakukan pemutusan
hubungan kerja (PHK) kepada para karyawannya. Dia menyadari, tidak naiknya upah minimum
akan menggerus daya beli masyarakat atau tingkat konsumsi rumah tangga.
"Sehingga memang ini harus menjadi perhatian kita, karena berarti sektor usaha masih dalam
situasi yang sangat tertekan dan masyarakat tertekan," ujarnya dalam konferensi pers KSSK
secara virtual, Selasa (27/10/2020).
Upaya pemerintah menjaga daya beli masyarakat, dikatakan Sri Mulyani pemerintah
menanganinya dengan penyaluran program perlindungan sosial yang anggarannya mencapai Rp
203,9 triliun pada program pemulihan ekonomi nasional (PEN).
Lebih lanjut dia mengungkapkan, dana yang berasal dari APBN ini harus menjadi solusi di tengah
ketidakpastian yang berasal dari sektor kesehatan atau pandemi Corona seperti sekarang ini.
"Instrumen fiskal membantu sehingga perusahaan tetap bisa bertahan atau bangkit kembali
namun masyarakat atau pekerja tetap dijaga dari sisi daya beli," katanya.
Dengan kebijakan-kebijakan seperti itu, Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menilai upah
minimum di tahun depan yang tidak naik merupakan solusi agar tidak terjadi PHK.
"Itu peranan fiskal itu untuk jadi jembatan di situ, sehingga tidak membuat, jangan sampai salah
satu policy sebabkan perusahaan makin lemah atau dalam hal ini pekerja dapat kemungkinan
kena PHK ini pemerintah cari titik balance dengan berbagai instrumen," jelasnya.
" UMP satu hal tapi pemerintah gunakan banyak sekali anggaran untuk bansos dalam rangka
mengkompensasi dan bantu daya beli masyarakat," tambahnya.
Sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah memutuskan untuk tidak
menaikkan upah minimum 2021. Upah minimum tahun depan diputuskan sama dengan tahun
ini.
Hal itu berdasarkan Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor M/ll/HK .04/X/2020 tentang
Penetapan Upah Minimum Tahun 2021 Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-
19).
"Penetapan upah minimum tahun 2021 mempertimbangkan kondisi perekonomian Indonesia
pada masa pandemi COVID-19 dan perlunya pemulihan ekonomi nasional, diminta kepada
gubernur untuk (1) melakukan penyesuaian penetapan nilai upah minimum tahun 2021 sama
dengan nilai upah minimum tahun 2020," kata Ida melalui SE tersebut dikutip Selasa
(27/10/2020).
Poin 2 meminta gubernur melaksanakan penetapan upah minimum setelah tahun 2021 sesuai
ketentuan peraturan perundang-undangan. Poin 3 menetapkan dan mengumumkan upah
minimum provinsi tahun 2021 pada tanggal 31 Oktober 2020.
1378

