Page 1430 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1430

Penetapan upah tersebut juga didasarkan pada berbagai pandangan dan dialog atau diskusi
              melalui forum Dewan Pengupahan Nasional (Depenas).
              "Ini adalah jalan tengah yang harus diambil oleh pemerintah dalam kondisi yang sulit dan tidak
              mudah," tutur Menaker.

              Depenas  telah  melakukan  kajian  secara  mendalam  terkait  dampak  Covid-19  terhadap
              pengupahan  dan  menyimpulkan  bahwa  pandemi  Covid-19  telah  berdampak  pada  kondisi
              perekonomian dan kemampuan perusahaan dalam memenuhi hak pekerja atau buruh termasuk
              dalam  membayar  upah.  Dalam  rangka  memberikan  perlindungan  dan  kelangsungan  bekerja
              pekerja atau buruh serta menjaga kelangsungan usaha, perlu dilakukan penyesuaian terhadap
              penetapan upah minimum pada situasi pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19.

              Menaker menuturkan penetapan upah minimum setelah tahun 2021 dikembalikan sebagaimana
              ketentuan peraturan perundang-undangan. Surat edaran tersebut mempertimbangkan berbagai
              dasar hukum termasuk Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003, Undang-undang Nomor 2 Tahun
              2020, Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015, Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun
              2020,  Peraturan  Menteri  Ketenagakerjaan  Nomor  21  Tahun  2016,  dan  Peraturan  Menteri
              Ketenagakerjaan Nomor 15 Tahun 2018.

              Menaker mengatakan pemerintah akan tetap memperhatikan kemampuan daya beli para pekerja
              melalui bantuan subsidi gaji.


















































                                                          1429
   1425   1426   1427   1428   1429   1430   1431   1432   1433   1434   1435