Page 1437 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1437

negative  -  Ida  Fauziyah  (Menteri  Ketenagakerjaan)  Atinya  menaker  hanya  mementingkan
              usulannya Apindo saja. Ini yang buruh tidak pernah harapkan. Mestinya menaker mengakomodir
              kepentingan buruh juga. Eggak boleh sepihak ini namanya tidak adil

              negative  -  Ida  Fauziyah  (Menteri  Ketenagakerjaan)  Saya  beri  contoh  dua  saja.  Pertama,
              kesehatan  dan  makanan.  Sektor  itu  kan  tidak  terkena  dampak.  Harusnya  Surat  Edaran  itu,
              jangan dong pukul rata pada semua sektor

              negative - Andi Gani Nena Wea (Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI))
              Ini sangat memberatkan buruh dalam kondisi kesulitan ekonomi dan daya beli masyarakat yang
              lagi turun, tentu sangat berat

              neutral - Tribunnews (Gubernur) Saya menilai SE Menaker tersebut adalah sebuah imbauan, dan
              bukan sebuah regulasi yang wajib dipatuhi Gubernur

              negative - Tribunnews (Gubernur) Mengacu pada UU No. 13 Tahun 2003 atau pun UU Cipta
              Kerja,  yang  memiliki  hak  prerogative  menetapkan  UM  adalah  gubernur,  sehingga  bisa  saja
              gubernur menetapkan UM tidak sesuai dengan SE Menaker

              neutral - Timboel Siregar (Pengamat Ketenagakerjaan) Ini biasa terjadi dari tahun ke tahun

              negative  -  Timboel  Siregar  (Pengamat  Ketenagakerjaan)  Saya  kira  penambahan  4  item  KHL
              dengan menurunkan kualitas beberapa item KHL yang lama adalah tidak tepat, dan ini tidak
              obyektif melihat kondisi riil di masyarakat
              negative - Said Iqbal (Presiden KSPI) Menaker tidak memiliki sensitivitas nasib buruh, hanya
              memandang kepentingan pengusaha semata



              Ringkasan

              Kementerian  Keuangan  (Kemenkeu)  menyatakan,  pemerintah  telah  mengalokasikan  bantuan
              sosial mencapai lebih dari Rp 220 triliun di masa pandemi corona atau Covid-19.


              Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, jumlah sebesar itu untuk berbagai macam bantuan
              langsung kepada masyarakat yang diharapkan bisa membantu naikkan daya beli karena upah
              minimum provinsi (UMP) buruh tidak naik di 2021.



              SRI MULYANI: UPAH MINIMUM 2021 TIDAK NAIK, TAPI BURUH DAPAT SUBSIDI
              GAJI DARI PEMERINTAH

              Kementerian  Keuangan  (Kemenkeu)  menyatakan,  pemerintah  telah  mengalokasikan  bantuan
              sosial mencapai lebih dari Rp 220 triliun di masa pandemi corona atau Covid-19.

              Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, jumlah sebesar itu untuk berbagai macam bantuan
              langsung kepada masyarakat yang diharapkan bisa membantu naikkan daya beli karena upah
              minimum provinsi (UMP) buruh tidak naik di 2021.

              "Termasuk bantuan gaji kepada mereka yang pendapatannya di bawah Rp 5 juta. Itu masuk ke
              akunnya masyarakat kita dan diharapkan bisa meningkatkan daya beli," ujarnya saat konferensi
              pers virtual, Selasa (27/10/2020).

              Jadi, kata Sri Mulyani, pemerintah menggunakan instrumen fiskal tanpa menimbulkan tekanan
              ke neraca keuangan perusahaan.

                                                          1436
   1432   1433   1434   1435   1436   1437   1438   1439   1440   1441   1442