Page 1482 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1482
"Suratnya baru saya terima tadi, meskipun kemarin-kemarin kita sudah komunikasi. Sekarang
kami sedang mengkaji dan mengkomunikasikan dengan Tripartit agar fair, karena satu dasarnya
UU Ketenagakerjaan, ada UU Kedaruratan dan ada surat edaran ini," kata Ganjar di kantornya,
Semarang, Selasa (27/10/2020).
Dalam surat tersebut, Menaker meminta para Gubernur menetapkan Upah Minimum tahun 2021
sama dengan tahun 2020 alias tidak ada kenaikan. Ganjar menejelaskan pihaknya tidak tergesa-
gesa dan akan membicarakan dengan tripartit.
"Kami tidak akan tergesa-gesa, karena masih ada waktu. Akan kami kaji dan komunikasikan,"
jelas Ganjar.
Ia menyebut masih ada waktu untuk mengkaji dan melakukan komunikasi dengan berbagai
pihak. Selain itu ada juga usulan agar pengumuman dilakukan November agar bisa lebih lama
mengkaji.
"Tadi ada Bupati yang menyampaikan, mbok diundur sampai November (pengumumanya), biar
kita bisa komunikasi lebih dulu. Saya kira ini ide bagus, kami akan sampaikan aspirasi ini. Saat
ini, tim lagi bekerja," ujarnya.
Untuk diketahui, Menaker mengeluarkan surat edaran bernomor 11/HK04/X/2020 tentang
Penetapan Upah Minimum tahun 2021 pada Masa Pandemi Covid-19. Dalam surat edaran itu
Gubernur diminta melakukan penyesuaian penetapan nilai upah minimum tahun 2021 sama
dengan nilai upah minimum tahun 2020, melaksanakan penetapan upah minimum setelah tahun
2021 sesuai ketentuan perundang-undangan serta menetapkan dan mengumumkan upah
minimum provinsi tahun 2021 pada 31 Oktober 2020.
1481

