Page 1484 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1484

Ringkasan

              Ribuan buruh yang demo menolak Omnibus Law di Kantor Gubernur Jatim sudah bubar. Mereka
              tidak jadi menginap.

              Mereka bubar setelah Pemprov Jatim memenuhi tuntutan mereka untuk menolak UU Omnibus
              Law. Namun Gubernur Khofifah Indar Parawansa tidak menemui mereka.



              MASSA DEMO OMNIBUS LAW BUBAR MESKI TAK DITEMUI GUBERNUR KHOFIFAH

              Ribuan buruh yang demo menolak Omnibus Law di Kantor Gubernur Jatim sudah bubar. Mereka
              tidak jadi menginap.

              Mereka bubar setelah Pemprov Jatim memenuhi tuntutan mereka untuk menolak UU Omnibus
              Law. Namun Gubernur Khofifah Indar Parawansa tidak menemui mereka.

              "Saya terima kasih dengan Pemprov Jatim. Dari 38 provinsi, 2 provinsi yaitu Jabar dan Jatim
              sudah  kirim  surat  ke  Presiden  RI,  untuk  penangguhan  UU  Omnibus  Law.  Kita  support.  Kita
              tunggu, Presiden apakah masih nekat menandatangani UU itu," ujar Ketua Konfederasi Serikat
              Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Jatim, Ahmad Fauzi di depan Kantor Gubernur Jatim, Selasa
              (27/10/2020).
              Fauzi  menegaskan,  Pemprov  Jatim  telah  menolak  UU  Omnibus  Law.  Ia  menyebut,  surat
              penangguhan yang dikirim ke Presiden Jokowi merupakan bentuk penolakan Pemprov Jatim.

              "Bahasanya di Jatim lebih sejuk meminta menangguhkan, artinya sama saja di Jatim lebih sejuk
              sebenarnya menolak. Kalau Jabar kan langsung menolak bahasanya, di sini menangguhkan lebih
              sejuk," imbuhnya.

              Selain itu, Fauzi juga menyampaikan, pihaknya telah mengusulkan ke Gubernur Jatim terkait
              penetapan  UMK,  UMP  serta  UMSK  berdasarkan  peraturan  perundang-undangan.  Bukan
              berdasarkan Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan (Menaker).


              "Pertama saya atas nama SPSI dan koordinator buruh se-Jatim, menyatakan dan mengusulkan
              ke  Bu  Gubernur  untuk  penetapan  UMK,  UMP,  UMSK  berdasarkan  peraturan  UU,  bukan  SE
              menteri. Yang kedua, saya sebagai ketua dewan unsur pekerja, akan mengusulkan kenaikan
              UMP dan UMK dan tidak pernah pandang bulu. Bahwa yang kena COVID-19 bukan hanya industri
              tapi juga pekerja buruh langsung," beber Fauzi.

              "Pemerintah karena ada hirarki, sampai kapan pun akan tunduk. Buruh pekerja akan menuntut
              UU dicabut, kita tunggu Presiden Jokowi apakah masih nekat tandatangani UU Omnibus Law,"
              terangnya.

              Sekitar pukul 17.55 WIB, ribuan buruh yang mendengar pernyataan pimpinan buruh akhirnya
              membubarkan diri. Mereka tidak jadi menginap meski Gubernur Khofifah tidak menemui mereka.

              "Meski Bu Gubernur gak nemui, yang penting Pemprov Jatim memenuhi tuntutan para buruh,"
              pungkas Fauzi.









                                                          1483
   1479   1480   1481   1482   1483   1484   1485   1486   1487   1488   1489