Page 1485 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1485
Judul UMP 2021 Nggak Naik, Anak Buah Prabowo: Menaker Tak Pede
Program Jokowi
Nama Media wartaekonomi.co.id
Newstrend Peraturan Upah Minimum
Halaman/URL https://www.wartaekonomi.co.id/read311131/ump-2021-nggak-naik-
anak-buah-prabowo-menaker-tak-pede-program-jokowi
Jurnalis Redaksi
Tanggal 2020-10-27 19:12:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
negative - Jokowi (Menaker) Pertanyaannya apakah barang dan jasa yang dihasilkan dari
produktivitas kaum pekerja harganya turun? Kan nggak. Hanya dari sisi permintaan yang
mengalami penurunan hingga 50-60 persen. Artinya, memang produksi menurun namun seiring
juga dengan pengurangan tenaga kerjanya
negative - Arief Poyuono (Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu) Ini bisa
membuat kekecewaan kaum pekerja dan memicu aksi gelombang demontrasi buruh di seluruh
Indonesia, seiring dengan aksi penolakan UU Ciptaker
neutral - Prabowo Subianto (Menaker) Tidak semua sektor industri yang terdampak oleh Covid-
19 dan harus melakukan PHK karyawannya. Untuk industri kesehatan, telekomunikasi, pertanian,
perkebunan, justru meningkat pendapatannya di saat Covid-19
neutral - Prabowo Subianto (Menaker) Percuma aja keyakinan Pak Jokowi terhadap
perekonomian nasional yang akan tumbuh positif di 2021 dengan UU Ciptaker kalau upah
minimum buruh tidak naik
Ringkasan
Keputusan pemerintah untuk tidak menaikkan Upah Minimum Provinsi (UMP) pada 2021 dinilai
makin memperlemah daya beli masyarakat, khususnya pekerja.
Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu Arief Poyuono mengatakan, keputusan
tersebut menunjukkan Menaker Ida Fauziyah tidak percaya diri dengan program-program
Presiden Jokowi yang optimistis bahwa ekonomi pada 2021 akan tumbuh hingga 4-5%.
1484

