Page 1503 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1503
Judul Sri Mulyani: UMP 2021 Tak Naik agar Perusahaan Tidak PHK Karyawan
Nama Media okezone.com
Newstrend Peraturan Upah Minimum
Halaman/URL https://economy.okezone.com/read/2020/10/27/320/2300458/sri-
mulyani-ump-2021-tak-naik-agar-perusahaan-tidak-phk-karyawan
Jurnalis Giri Hartomo,
Tanggal 2020-10-27 18:40:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
negative - Sri Mulyani Indrawati (Menteri Keuangan) Peranan fiskal itu untuk jadi jembatan di
situ, sehingga tidak membuat, jangan sampai salah satu policy sebabkan perusahaan makin
lemah atau dalam, dalam hal ini pekerja dapat kemungkinan kena PHK. Pemerintah cari titik
balance dengan berbagai instrumen, UMP atau upah minimum salah satu hal
positive - Sri Mulyani Indrawati (Menteri Keuangan) Pemerintah gunakan banyak sekali anggaran
untuk bansos, dalam rangka kompensasi dan bantu daya beli masyarakat
Ringkasan
Kementerian Ketenagakerjaan memutuskan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2021 tidak berubah.
Hal tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) yang ditujukan kepada Gubernur se-Indonesia.
Surat Edaran Nomor M/11/HK.04/2020 ini mengatur tentang Penetapan Upah Minimum Tahun
2021 pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).
SRI MULYANI: UMP 2021 TAK NAIK AGAR PERUSAHAAN TIDAK PHK KARYAWAN
Kementerian Ketenagakerjaan memutuskan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2021 tidak berubah.
Hal tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) yang ditujukan kepada Gubernur se-Indonesia.
Surat Edaran Nomor M/11/HK.04/2020 ini mengatur tentang Penetapan Upah Minimum Tahun
2021 pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).
Menanggapi hal tersebut, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, keputusan
tersebut memang berat bagi para pekerja apalagi di tengah pandemi. Kendati demikian
pemerintah harus mengambil keputusan jalan tengah agar perusahaan tidak melakukan
Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) kepada karyawannya.
1502

