Page 1499 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1499

Judul               Pemprov Jabar tanggapi aksi ribuan buruh tolak upah minimum 2021
                                    yang tidak naik
                Nama Media          jabar.antaranews.com

                Newstrend           Peraturan Upah Minimum
                Halaman/URL         https://jabar.antaranews.com/berita/210993/pemprov-jabar-tanggapi-
                                    aksi-ribuan-buruh-tolak-upah-minimum-2021-yang-tidak-naik

                Jurnalis            Zaenal A.
                Tanggal             2020-10-27 18:44:00
                Ukuran              0

                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000

                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Dirjen PHI & Jamsos

                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Positif



              Narasumber

              neutral - Rachmat Taufik Garsadi (Kepala Disnakertrans Jawa Barat) Sesuai dengan PP harus
              ditetapkan selambat-lambatnya 1 November dan diumumkan. Jadi isinya sesuai dengan surat
              edaran dari Kemenaker

              positive - Roy Jinto Ferianto (Ketua Umum Pimpinan Pusat FSP) UMP bukan tanggung jawab
              presiden, bukan tanggung jawab menteri. Makanya, kita minta kepada Gubernur Jabar menaikan
              upah minimum minimal delapan persen seperti tahun lalu

              negative - Roy Jinto Ferianto (Ketua Umum Pimpinan Pusat FSP) Semua negara kena pandemi,
              COVID-19 bukan alasan untuk tidak menaikkan upah


              Ringkasan

              Pemerintah  Provinsi  (Pemprov)  Jawa  Barat  melalui  Dinas  Ketenagakerjaan  dan  Transmigrasi
              (Disnakertrans) menanggapi aksi ribuan buruh menolak upah minimum 2021 yang tidak naik,
              dengan merekomendasikan Gubernur segera menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP).

              Kepala Disnakertrans Jawa Barat, Rachmat Taufik Garsadi mengatakan selambat-lambatnya 1
              November 2020, UMP Jawa Barat telah ditetapkan melalui rekomendasi dari dewan pengupahan
              provinsi, dan merujuk pada Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan.










                                                          1498
   1494   1495   1496   1497   1498   1499   1500   1501   1502   1503   1504