Page 1501 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1501
Judul UMP di Wilayah Anies di Atas Rp4 Juta, di Wilayah Kang Emil dan
Ganjar di Bawah Rp2 Juta
Nama Media sindonews.com
Newstrend Peraturan Upah Minimum
Halaman/URL https://ekbis.sindonews.com/read/210774/34/ump-di-wilayah-anies-di-
atas-rp4-juta-di-wilayah-kang-emil-dan-ganjar-di-bawah-rp2-juta-
1603797008
Jurnalis Taufik Fajar
Tanggal 2020-10-27 18:41:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah telah menerbitkan Surat Edaran (SE) yang
ditujukan kepada gubernur se-Indonesia. Surat Edaran No. M/11/HK.04/2020 ini mengatur
tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2021 pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019
(Covid-19).
Seperti dikutip MNC Media, Selasa (27/10/2020), penerbitan SE ini dilakukan dalam rangka
memberikan perlindungan dan keberlangsungan bekerja bagi pekerja atau buruh serta menjaga
kelangsungan usaha, sehingga perlu dilakukan penyesuaian terhadap penetapan upah minimum
pada situasi pemulihan ekonomi di masa pandemi. ( Penerbitan SE ini juga dilatarbelakangi
keberadaan pandemi Covid-19 yang telah berdampak pada kondisi perekonomian dan
kemampuan perusahaan dalam memenuhi hak pekerja atau buruh, termasuk dalam membayar
upah.
UMP DI WILAYAH ANIES DI ATAS RP4 JUTA, DI WILAYAH KANG EMIL DAN GANJAR
DI BAWAH RP2 JUTA
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah telah menerbitkan Surat Edaran (SE) yang
ditujukan kepada gubernur se-Indonesia. Surat Edaran No. M/11/HK.04/2020 ini mengatur
tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2021 pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019
(Covid-19).
Seperti dikutip MNC Media, Selasa (27/10/2020), penerbitan SE ini dilakukan dalam rangka
memberikan perlindungan dan keberlangsungan bekerja bagi pekerja atau buruh serta menjaga
kelangsungan usaha, sehingga perlu dilakukan penyesuaian terhadap penetapan upah minimum
pada situasi pemulihan ekonomi di masa pandemi. ( Penerbitan SE ini juga dilatarbelakangi
keberadaan pandemi Covid-19 yang telah berdampak pada kondisi perekonomian dan
1500

