Page 1500 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1500

PEMPROV JABAR TANGGAPI AKSI RIBUAN BURUH TOLAK UPAH MINIMUM 2021
              YANG TIDAK NAIK
              Pemerintah  Provinsi  (Pemprov)  Jawa  Barat  melalui  Dinas  Ketenagakerjaan  dan  Transmigrasi
              (Disnakertrans) menanggapi aksi ribuan buruh menolak upah minimum 2021 yang tidak naik,
              dengan merekomendasikan Gubernur segera menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP).

              Kepala Disnakertrans Jawa Barat, Rachmat Taufik Garsadi mengatakan selambat-lambatnya 1
              November 2020, UMP Jawa Barat telah ditetapkan melalui rekomendasi dari dewan pengupahan
              provinsi, dan merujuk pada Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan.

              "Sesuai  dengan  PP  harus  ditetapkan  selambat-lambatnya  1  November  dan  diumumkan.  Jadi
              isinya sesuai dengan surat edaran dari Kemenaker," kata Rachmat di Bandung, Selasa.

              Selanjutnya  Upah  Minimum  Kota  (UMK),  kata  dia,  bakal  ditetapkan  21  hari  setelah  UMP
              ditetapkan.  Maka  dari  itu,  ia  juga  menyarankan  setiap  kabupaten  dan  kota  agar  segera
              melakukan survei.

              Sementara  itu,  Ketua  Umum  Pimpinan  Pusat  FSP  TSK  SPSI  Roy  Jinto  Ferianto  mengatakan
              pihaknya mendesak agar Gubernur Jawa Barat menaikkan UMP Jawa Barat minimal delapan
              persen.

              "UMP bukan tanggung jawab presiden, bukan tanggung jawab menteri. Makanya, kita minta
              kepada Gubernur Jabar menaikan upah minimum minimal delapan persen seperti tahun lalu,"
              kata Roy.

              Dia juga menyayangkan pemerintah menjadikan pandemi COVID-19 sebagai alasan tak naiknya
              upah minimum pada 2021.

              Keputusan itu tertuang dalam Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah
              Nomor M/ll/HK.04/X/2020 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2021. Surat itu ditujukan
              kepada seluruh gubernur di Indonesia.

              "Semua negara kena pandemi, COVID-19 bukan alasan untuk tidak menaikkan upah," kata Roy.


































                                                          1499
   1495   1496   1497   1498   1499   1500   1501   1502   1503   1504   1505