Page 1543 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1543
Judul Upah Minimum 2021 Tak Naik, Bagaimana Prospek Pemulihan
Konsumsi Tahun Depan?
Nama Media bisnis.com
Newstrend Peraturan Upah Minimum
Halaman/URL https://ekonomi.bisnis.com/read/20201027/9/1310478/upah-minimum-
2021-tak-naik-bagaimana-prospek-pemulihan-konsumsi-tahun-depan
Jurnalis Maria Elena
Tanggal 2020-10-27 17:58:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Ida Fauziyah (Menaker) [Gubernur diminta untuk] melakukan penyesuaian penetapan
nilai Upah Minimum Tahun 2021 sama dengan nilai Upah Minimum Tahun 2020
negative - Bhima Yudhistira (Ekonom Institute for Development of Economics and Finance
(Indef)) Sebelumnya keluar surat edaran Menaker No. M/6/HI.00.01/V/2020 yang membuka
peluang THR tidak dibayar tepat waktu oleh pengusaha. Jika sekarang ditambah upah minimum
tidak naik, maka ini strategi yang salah untuk perlindungan pekerja dan pemulihan ekonomi
neutral - Bhima Yudhistira (Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef))
Ini berpengaruh pada konsumsi agregat 2021. Konsumsi punya peran penting pada PDB,
sehingga diproyeksikan ekonomi masih akan alami kontraksi
negative - Yusuf Rendy Manilet (Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia)
Daya beli erat kaitannya dengan konsumsi rumah tangga [RT], maka potensi tertekannya daya
beli karena upah yang tetap dan terbatasnya BLT, akan berdampak pada potensi pemulihan
ekonomi karena konsumsi RT akan berjalan lebih lambat
neutral - Yusuf Rendy Manilet (Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia) Yang
perlu dikritisi ialah kenapa upah tetap, sementara di tahun depan proyeksi pertumbuhan ekonomi
akan berada di level positif 4 sampai 5 persen. Kedua hal ini seharusnya selaras
Ringkasan
Pemerintah memutuskan untuk tidak menaikkan upah minimum 2021 mempertimbangkan
kondisi perekonomian Indonesia pada masa pandemi Covid-19 dan perlunya pemulihan ekonomi
nasional.
1542

