Page 1538 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1538

PEMERINTAH DIMINTA BERTEMU PENGUSAHA DAN PEKERJA, BAHAS KENAIKAN
              UPAH MINIMUM 2021
              Anggota Komisi IX DPR Saleh Partaonan Daulay meminta pemerintah menggelar forum tripartit
              bersama pengusaha dan pekerja untuk membahas kenaikan upah minimum pada 2021.

              Hal ini untuk menjawab tuntutan serikat pekerja yang menolak keputusan pemerintah untuk
              tidak menaikkan upah minimum tahun depan.

              "Saya tidak tahu apakah forum tripartit ini sudah dilaksanakan apa belum, atau jangan-jangan
              belum ada tripartit tapi sudah ada surat keputusan itu. Menurut saya itu yang penting untuk
              dilakukan oleh pemerintah," kata Saleh saat dihubungi, Selasa (27/10/2020).

              "Jalan tengahnya seperti apa, agar tidak ada yang dirugikan atau hanya diuntungkan sebelah
              saja," ujarnya.
              Salah  satu  solusi  yang  ia  tawarkan  yaitu,  pemerintah  memutuskan  kenaikan  upah  minimum
              tahun 2021.

              "Bisa  saja  nanti  tetap  ada  kenaikan  sekian,  tapi  perusahaannya  mendapatkan  bantuan
              kompensasi dari pemerintah. Misalnya keringanan dalam bidang administratif atau pengurangan
              pajak," kata Saleh.

              Hal  itu  tertuang  dalam  Surat  Edaran  Nomor  M/11/HK.04/X/2020  tentang  Penetapan  Upah
              Minimum Tahun 2021 pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

              Alasan pemerintah tidak menaikkan upah minimum tahun depan yakni karena kondisi ekonomi
              Indonesia saat ini dalam masa pemulihan. Menurut pemerintah, kenaikan upah tahun 2021 justru
              akan memberatkan dunia usaha.

              Presiden  KSPI  Said  Iqbal  menegaskan,  aksi  penolakan  keputusan  upah  minimum  2021akan
              dilakukan bersamaan dengan protes disahkannya UU Cipta Kerja.
              "Jadi  tidak  ada  alasan  upah  minimum  tahun  2020  ke  2021  tidak  ada  kenaikan  karena
              pertumbuhan  ekonomi  sedang  minus,"  kata  Said  Iqbal  dalam  keterangan  pers,  Selasa
              (27/10/2020).






























                                                          1537
   1533   1534   1535   1536   1537   1538   1539   1540   1541   1542   1543