Page 1743 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1743
Adapun pada penetapan UMP 2020, nilai upah minimum mengalami kenaikan 8,51 persen dari
besaran di 2019. Keputusan ini diambil dengan mengacu pada besaran inflasi dan pertumbuhan
nasional pada tahun tersebut.
Besaran inflasi nasional yang dimaksud adalah 3,39 persen, dan pertumbuhan ekonomi nasional
sebesar 5,12 persen.
Dari perhitungan tersebut, rata-rata UMP 2020 untuk 34 provinsi yakni Rp 2,7 juta per bulan.
DKI Jakarta jadi provinsi dengan nilai UMP 2020 terbesar hingga di atas Rp 4 juta per bulan.
Sementara terdapat 5 provinsi dengan UMP di bawah Rp 2 juta per bulan. Sebanyak 4 di
antaranya merupakan provinsi yang berada di Pulau Jawa.
Jika ketetapan tersebut tidak terjadi perubahan, berikut daftar 5 provinsi dengan nilai UMP 2021
tertinggi: UMP 2021 Tertinggi: 1. DKI Jakarta Rp 4.276.349 2. Papua Rp 3.516.700 3. Sulawesi
Utara Rp 3.310.722 4. Bangka Belitung Rp 3.230.022 5. Papua Barat Rp 3.184.225 Menteri
Ketenagakerjaan Ida Fauziyah memastikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2021 tidak naik. Hal
ini sesuai dengan Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan No M/11/HK.04/x/2020 tentang
Penetapan Upah Minimum Tahun 2021 Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-
19), tertanggal 26 Oktober 2020.
Atas dasar hal tersebut, Menteri Ida Fauziyah meminta kepada para gubernur di seluruh
Indonesia untuk melakukan penyesuaian penetapan nilai Upah Minimum Tahun (UMP) 2020
sama dengan nilai Upah Minimum tahun 2020.
"Menetapkan dan mengumumkan Upah Minimum Provinsi Tahun 2021 pada tanggal 31 Oktober
2020," tulis Surat Edaran Menaker seperti dikutip, Selasa (27/1/2020).
Menaker menjelaskan dalam latar belakang, pandemi Covid-19 telah berdampak pada kondisi
perekonomian dan kemampuan perusahaan dalam memenuhi hak pekerja dan buruh termasuk
dalam membayar upah.
Untuk itu, dalam rangka memberikan perlindungan dan kelangsungan usaha, perlu dilakukan
penyesuaian terhadap penetapan UMP pada situasi pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-
19.
1742

