Page 1750 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1750

Tahun  ini,  besaran  UMP  mengacu  pada  Peraturan  Pemerintah  (PP)  Nomor  78  Tahun  2015
              tentang pengupahan. Beleid itu mengatur besaran kenaikan upah setiap tahun mengacu pada
              tingkat inflasi dan pertumbuhan ekonomi tahun sebelumnya.

              Sesuai SE Menaker Nomor B-M/308/HI.01.00/X/2019 yang menyebut data inflasi nasional dan
              pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) tahun 2019 adalah sebesar 8,51 persen. Dengan
              rincian inflasi nasional 3,39 persen dan pertumbuhan ekonomi nasional 5,12 persen.

              Bagi daerah dengan UMP/UMK pada 2015 masih di bawah nilai kebutuhan hidup layak (KHL),
              wajib menyesuaikan upah minimum sama dengan Kebutuhan Hidup Layak (KHL) paling lambat
              pada penetapan upah minimum 2020.

              Arahan  itu  kemudian  ditindaklanjuti  oleh  seluruh  gubernur  di  34  provinsi  dengan  kisaran
              kenaikan upah 6,8 persen hingga 16,98 persen. Besaran UMP 2020 tertinggi ditetapkan di DKI
              Jakarta  sebesar  Rp4.267.349  per  bulan  dan  terendah  di  Daerah  Istimewa  Yogyakarta  (DIY)
              sebesar Rp1.704.608 per bulan.
              Berikut rincian UMP 2020 dari yang terbesar hingga terkecil (per bulan): 1. DKI Jakarta naik 8,28
              persen  dari  Rp3.940.973  menjadi  Rp4.267.349  2.  Papua  naik  8,54  persen  dari  Rp3.240.900
              menjadi Rp3.516.700 3. Sulawesi Utara naik 8,51 persen dari Rp3.051.076 menjadi Rp3.310.723
              4. Bangka Belitung naik 8,51 persen dari Rp2.976.705 menjadi Rp3.230.022 5. Papua Barat naik
              6,8 persen dari Rp2.934.500 menjadi Rp3.134.600 6. Nangroe Aceh Darussalam naik 8,51 persen
              dari Rp2.916.810 menjadi Rp3.165.030 7. Sulawesi Selatan naik 8,51 persen dari Rp2.860.382
              menjadi  Rp3.103.800  8.  Sumatera  Selatan  naik  8,51  persen  dari  Rp2.804.453  menjadi
              Rp3.043.111 9. Kepulauan Riau naik 8,51 persen dari Rp2.769.683 menjadi Rp3.005.383 10.
              Kalimantan Utara naik 8,51 persen dari Rp2.765.463 menjadi Rp3.000.803 11. Kalimantan Timur
              naik 8,51 persen dari Rp2.747.561 menjadi Rp2.981.378 12. Kalimantan Tengah naik 9 persen
              dari Rp2.663.435 menjadi Rp2.903.144 13. Riau naik 8,51 persen dari Rp2.662.025 menjadi
              Rp2.888.563 14. Kalimantan Selatan naik 8,51 persen dari Rp2.651.781 menjadi Rp2.877.447
              15. Gorontalo naik 16,98 persen dari Rp2.384.020 menjadi Rp2.788.826 16. Maluku Utara naik
              8,51 persen dari Rp2.508.092 menjadi Rp2.721.530 17. Jambi naik 8,51 persen dari Rp2.423.889
              menjadi Rp2.630.161 18. Maluku naik 8,51 persen dari Rp2.400.664 menjadi Rp2.604.960 19.
              Sulawesi Barat naik 8,51 persen dari Rp2.369.670 menjadi Rp2.571.328 20. Sulawesi Tenggara
              naik 8,51 persen dari Rp2.351.870 menjadi Rp2.552.014 21. Sumatera Utara naik 8,51 persen
              dari  Rp2.303.403  menjadi  Rp2.499.422  22.  Bali  naik  8,51  persen  dari  Rp2.297.967  menjadi
              Rp2.493.523 23. Sumatera Barat naik 8,51 persen dari Rp2.289.228 menjadi Rp2.484.041 24.
              Banten naik 8,51 persen dari Rp2.267.965 menjadi Rp2.460.968 25. Lampung naik 8,5 persen
              dari Rp 2.240.646 menjadi Rp 2.431.324 26. Kalimantan Barat naik 8,51 persen dari Rp2.211.500
              menjadi  Rp2.399.698  27.  Sulawesi  Tengah  naik  8,51  persen  dari  Rp2.123.040  menjadi
              Rp2.303.710 28. Bengkulu naik 8,51 persen dari Rp2.040.000 menjadi Rp2.213.604 29. Nusa
              Tenggara  Barat  (NTB)  naik  8,51  persen  dari  Rp2.012.610  menjadi  Rp2.183.883  30.  Nusa
              Tenggara Timur (NTT) naik 8,51 persen dari Rp1.793.293 menjadi Rp1.945.902 31. Jawa Barat
              naik 8,51 persen dari Rp1.668.372 menjadi Rp1.810.350 32. Jawa Timur naik 8,51 persen dari
              dari Rp1.630.059 menjadi Rp1.768.777 33. Jawa Tengah naik 8,51 persen dari Rp1.605.396
              menjadi Rp1.742.015 34. Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) naik 8,51 persen dari Rp1.570.922
              menjadi Rp1.704.608.












                                                          1749
   1745   1746   1747   1748   1749   1750   1751   1752   1753   1754   1755