Page 1857 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1857
Judul Menaker Tak Naikkan UMP 2021 karena Corona
Nama Media cnnindonesia.com
Newstrend Peraturan Upah Minimum
Halaman/URL https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20201027095812-92-
563122/menaker-tak-naikkan-ump-2021-karena-corona
Jurnalis redaksi
Tanggal 2020-10-27 10:11:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Ida Fauziyah (Menaker) Mempertimbangkan kondisi perekonomian Indonesia pada
masa pandemi Covid-19 dan perlunya pemulihan ekonomi nasional, diminta kepada Gubernur
untuk melakukan penyesuaian penetapan nilai Upah Minimum Tahun 2021 sama dengan nilai
Upah Minimum Tahun 2020
neutral - Ida Fauziyah (Menaker) Sehubungan dengan hal tersebut di atas, diminta kepada
Saudara untuk menindaklanjuti dan menyampaikan Surat Edaran ini kepada Bupati/Walikota
serta pemangku kepentingan terkait di wilayah Saudara
negative - Said Iqbal (Presiden KSPI) Menaker tidak memiliki sensitivitas nasib buruh, hanya
memandang kepentingan pengusaha semata
positive - Benny Soetrisno (Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri) Kami mengerti atas
keputusan tersebut demi keberlangsungan usaha. Kalau dinaikkan tentu akan memberatkan
daya saing usaha
Ringkasan
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menyatakan keputusan upah minimum 2021
tak naik diambil dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi selama masa pandemi virus
corona. Selain itu, Ida juga mempertimbangkan kemampuan perusahaan dalam memenuhi hak
pekerja/buruh termasuk dalam membayar upah.
Hal itu tertuang dalam surat edaran yang ditujukan kepada Gubernur se-Indonesia. Surat Edaran
Nomor M/11/HK.04/2020 ini mengatur tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2021 pada
Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).
1856

