Page 1905 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1905

PEMERINTAH TETAPKAN UPAH MINIMUM 2021 TIDAK NAIK

              Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menetapkan upah minimum pada 2021 sama
              dengan 2020.

              Hal  itu  tertuang  dalam  Surat  Edaran  Nomor  M/11/HK.04/X/2020  tentang  Penetapan  Upah
              Minimum Tahun 2021 pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

              "Mempertimbangkan  kondisi  perekonomian  Indonesia  pada  masa  pandemi  covid-19  dan
              perlunya  pemulihan  ekonomi  nasional,  diminta  kepada  Gubernur  untuk:  1.  melakukan
              penyesuaian  penetapan  nilai  Upah  Minimum  Tahun  2021  sama  dengan  nilai  Upah  Minimum
              Tahun 2020," ujar Ida dalam SE M/11/HK.04/X/2020, dikutip Selasa (27/10/2020).

              Ida  meminta  penetapan  dan  pengumuman  upah  minimum  provinsi  2021  dilakukan  pada  31
              Oktober 2020.
              Dalam  beleid  yang  diteken  pada  26  Oktober  2020  itu,  Ida  menerangkan  pandemi  covid-19
              berdampak  pada  kondisi  perekonomian  dan  kemampuan  perusahaan  dalam  memenuhi  hak
              pekerja/buruh termasuk dalam membayar upah.

              "Dalam rangka memberikan perlindungan dan kelangsungan bekerja bagi pekerja/buruh serta
              menjaga kelangsungan usaha, perlu dilakukan penyesuaian terhadap penetapan upah minimum
              pada situasi pemulihan ekonomi di masa pandemi covid-19," ujar Ida.

              Selanjutnya,  Ida  meminta  gubernur  untuk  melaksanakan  penetapan  upah  minimum  setelah
              tahun 2021 sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

              Sebagai  informasi,  berdasarkan  Peraturan  Pemerintah  (PP)  Nomor  78  Tahun  2015  tentang
              Pengupahan, formula penentuan kenaikan upah minimum didapat dari hasil pertambahan inflasi
              dan pertumbuhan ekonomi.

              Pada  2020,  upah  minimum  ditetapkan  sebesar  8,51  persen  yang  berasal  dari  pertumbuhan
              ekonomi 5,12 persen dan inflasi 3,39 persen.

              Untuk tahun depan, apabila merujuk pada formula itu, upah minimum tidak naik atau maksimal
              kenaikan  sekitar  3,1  persen.  Proyeksi  ini  berasal  dari  perkiraan  pertumbuhan  ekonomi  dari
              pemerintah sebesar 0,6 persen sampai minus 1,7 persen dan inflasi di bawah 2,5 persen.
              Sementara, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal meminta agar upah
              minimum  2021  tetap  naik.  Bahkan,  menurutnya,  kenaikan  upah  idealnya  sebesar  8  persen
              berdasarkan perhitungan kenaikan upah rata-rata selama tiga tahun terakhir.

              "Di  mana  seiring  dengan  penolakan  omnibus  law,  buruh  juga  akan  menyuarakan  agar  upah
              minimum 2021 tetap naik, sehingga aksi-aksi akan semakin besar," ungkap Said beberapa waktu
              lalu. (*)

















                                                          1904
   1900   1901   1902   1903   1904   1905   1906   1907   1908   1909   1910