Page 819 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 819

Namun, sebelum jabatan kepala daerah berhenti, ada peringatan tertulis yang dilayangkan oleh
              pemerintah pusat.
              Baca: Upah Minimum Dipastikan Tidak Naik, Cek Daftar Lengkap UMP 2020 di 34 Provinsi

              "Dalam hal teguran tertulis sebagaimana dimaksud pada ayat (1) telah disampaikan dua kali
              berturut-turut  dan  tetap  tidak  dilaksanakan,  kepala  daerah  dan/atau  wakil  kepala  daerah
              diberhentikan sementara selama tiga bulan," sambungan isi beleid Pasal 68.

              "Dalam hal kepala daerah dan/atau wakil kepala daerah telah selesai menjalani pemberhentian
              sementara sebagaimana dimaksud pada ayat (2), tetap tidak melaksanakan program strategis
              nasional,  yang  bersangkutan  diberhentikan  sebagai  kepala  daerah  dan/atau  wakil  kepala
              daerah," isi dari pasal tersebut.

              Selain  diatur  di  dalam  UU  No.  23/2014,  mekanisme  sanksi  juga  terdapat  di  dalam  UU
              Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003 dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015
              tentang Pengupahan.

              Pasalnya,  penetapan  upah  minimum  ini  merupakan  upaya  pemerintah  dalam  menangani
              pemulihan ekonomi nasional (PEN).

              Baca:  Surat  Edaran  Sudah  Diteken  Menaker,  Upah  Minimum  2021  Tidak  Akan  Mengalami
              Kenaikan

              Oleh sebab itu, dimasukanlah beleid mengenai program PEN sebagai landasan hukum penetapan
              upah  minimum  2021,  seperti  Undang-Undang  Nomor  2  Tahun  2020  tentang  Penetapan
              Peraturan  Pemerintah  Pengganti  Undang-Undang  Nomor  1  Tahun  2020  tentang  Kebijakan
              Keuangan  Negara  dan  Stabilitas  Sistem  Keuangan  untuk  Penanganan  Pandemi  Corona  Virus
              Disease 2019 (Covid- 19) dan/atau dalam Rangka Menghadapi Ancaman yang Membahayakan
              Perekonomian Nasional dan/atau Stabilitas Sistem Keuangan Menjadi Undang-Undang.

              Kemudian, penyisipan PP Nomor 43 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah
              Nomor  23  Tahun  2020  tentang  Pelaksanaan  Program  Pemulihan  Ekonomi  Nasional  Dalam
              Rangka  Mendukung  Kebijakan  Keuangan  Negara  untuk  Penanganan  Pandemi  Corona  Virus
              Disease 2019 (Covid-19) dan/atau Menghadapi Ancaman yang Membahayakan Perekonomian
              Nasional dan/atau Stabilitas Sistem Keuangan serta Penyelamatan Ekonomi Nasional.

              Maka  dari  landasan  hukum  itu,  Menaker  memutuskan  di  dalam  surat  edaran  bahwa  upah
              minimum tahun depan tidak naik atau setara dengan upah tahun 2020.

              "Mempertimbangkan  kondisi  perekonomian  Indonesia  pada  masa  pandemi  Covid-19  dan
              perlunya pemulihan ekonomi nasional, diminta kepada Gubernur untuk melakukan penyesuaian
              penetapan nilai Upah Minimum Tahun 2021 sama dengan nilai Upah Minimum Tahun 2020,"
              kata Ida dalam SE.


















                                                           818
   814   815   816   817   818   819   820   821   822   823   824