Page 823 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 823

Dia menambahkan, kondisi usaha dan ekonomi setiap perusahaan dalam menghadapi dampak
              Covid-19 tidak sama. Menurutnya, ada perusahaan yang benar-benar terbenam, ada juga yang
              hidup tapi megap-megap.

              "Tapi  malah  ada  yang  justru  tetap  stabil.  Seperti  misalnya  usaha  di  sektor  komunikasi,
              kesehatan,  makanan-minuman  instan,  pupuk  atau  bahan  kimia  penyubur  tanaman  atau
              pembasmi hama, dan beberapa sektor industri lainnya," ujarnya.

              Dia  menuturkan,  saat  ini  kaum  buruh  sedang  dihadapkan  berbagai  persoalan-persoalan
              ketenagakerjaan yang pelik seperti soal UU Cipta Kerja. Kini persoalan tersebut ditambah lagi
              dengan keluarnya SE menaker yang memutuskan tidak menaikkan upah minimum 2021.

              Indra  meminta  agar  Menaker  mengajak  pengusaha  dan  serikat  pekerja  duduk  bersama
              membahas  masalah  perhitungan  upah  minimum  untuk  tahun  2021.  "Bukan  serta  merta
              mengeluarkan SE yang tidak berdasar dan merugikan masyarakat pekerja secara keseluruhan,"
              ucap ketua umum Federasi Serikat Pekerja Industri (FSPI) tersebut.
              Sebelumnya  Menteri  Ketenagakerjaan,  Ida  Fauziyah,  telah  menerbitkan  SE  yang  ditujukan
              kepada Gubernur se-Indonesia. Surat Edaran Nomor M/11/HK.04/2020 ini mengatur tentang
              Penetapan Upah Minimum Tahun 2021 pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-
              19).
              Penerbitan SE ini juga dilatarbelakangi keberadaan pandemi Covid-19 yang telah berdampak
              pada kondisi perekonomian dan kemampuan perusahaan dalam memenuhi hak pekerja/buruh
              termasuk dalam membayar upah.

              "Mempertimbangkan  kondisi  perekonomian  Indonesia  pada  masa  pandemi  Covid-19  dan
              perlunya pemulihan ekonomi nasional, diminta kepada Gubernur untuk melakukan penyesuaian
              penetapan nilai Upah Minimum Tahun 2021 sama dengan nilai Upah Minimum Tahun 2020,"
              kata Menaker, seperti tertuang dalam SE, Selasa (27/10).








































                                                           822
   818   819   820   821   822   823   824   825   826   827   828