Page 933 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 933

Judul               Menaker minta gubernur sesuaikan UMP 2021
                Nama Media          jateng.antaranews.com
                Newstrend           Peraturan Upah Minimum
                Halaman/URL         https://jateng.antaranews.com/berita/345993/menaker-minta-
                                    gubernur-sesuaikan-ump-2021
                Jurnalis            Muhammad Zulfikar
                Tanggal             2020-10-29 05:34:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Kementerian Ketenagakerjaan
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Positif



              Narasumber

              positive - Ida Fauziyah (Menaker) Kita minta UMP 2021 sama dengan UMP 2020

              positive - Ida Fauziyah (Menaker) Sekali lagi ini yang akan menetapkan adalah para gubernur

              positive - Ida Fauziyah (Menaker) Saya kira dewan pengupahan daerah juga akan dilibatkan
              dalam merumuskan upah minimum provinsi


              Ringkasan

              Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah meminta para Gubernur se-Indonesia agar
              menyesuaikan upah minimum provinsi (UMP) 2021 sesuai Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan
              Republik  Indonesia  Nomor  11/HK04/X/2020  tentang  Penetapan  Upah  Minimum  2021  akibat
              pandemi COVID-19.



              MENAKER MINTA GUBERNUR SESUAIKAN UMP 2021

              Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah meminta para Gubernur se-Indonesia agar
              menyesuaikan upah minimum provinsi (UMP) 2021 sesuai Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan
              Republik  Indonesia  Nomor  11/HK04/X/2020  tentang  Penetapan  Upah  Minimum  2021  akibat
              pandemi COVID-19.

              "Kita minta UMP 2021 sama dengan UMP 2020," katanya di Jakarta, Rabu.

              Hingga  saat  ini  18  provinsi  di  Tanah  Air  telah  menyepakati  surat  edaran  tersebut.  Provinsi
              tersebut, yakni Jawa Barat, Banten, Bali, Aceh, Lampung, Bengkulu, Kepulauan Riau, Bangka
              Belitung, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara,
              Sulawesi Barat, Maluku Utara, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, dan
              Papua.




                                                           932
   928   929   930   931   932   933   934   935   936   937   938